MILAN, NARASITA – Oaktree Capital Management, sebagai pemilik mayoritas Inter Milan, dikabarkan tengah merencanakan akuisisi klub sepak bola Eropa kedua. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengadopsi model Multi-Club Ownership yang akan berfungsi sebagai klub satelit atau mitra resmi Inter Milan, mirip dengan strategi yang diterapkan oleh City Football Group.

Rencana pembelian klub kedua oleh Oaktree ini pertama kali mencuat pada September 2026. Tujuannya adalah untuk memperkuat jaringan pemain, scouting, serta pengembangan talenta muda bagi Inter Milan. Klub target yang akan menjadi bagian dari strategi Oaktree Multi-Club Ownership ini diperkirakan akan diumumkan pada akhir tahun.

Strategi Oaktree Multi-Club Ownership ini mengikuti jejak sukses grup-grup besar lainnya di sepak bola Eropa. Dengan memiliki klub satelit, Inter Milan dapat menciptakan sinergi transfer dan memberikan pengalaman bermain yang berharga bagi pemain muda. Ini juga menjadi bagian dari upaya Inter Milan yang baru saja menjuarai Serie A 2025/26, untuk terus meregenerasi skuad dan memperluas bisnis secara global.

Oaktree Capital Management adalah perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang telah menguasai mayoritas saham Inter Milan sejak 2021. Mereka melihat potensi besar dalam model Multi-Club Ownership untuk meningkatkan daya saing Inter di kancah Eropa dan global. Klub satelit yang akan diakuisisi diharapkan memiliki basis finansial stabil dan potensi pengembangan pemain.

“Oaktree Capital Management berencana membeli klub sepak bola Eropa kedua sebagai klub satelit atau mitra resmi Inter,” demikian laporan dari La Gazzetta dello Sport.

Sumber internal dari Inter Milan juga menyatakan dukungannya terhadap rencana Oaktree Multi-Club Ownership ini. “Strategi ini akan memperkuat jaringan scouting dan memberi peluang lebih besar bagi pemain muda untuk berkembang,” ungkap sumber tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen Oaktree dalam membangun fondasi jangka panjang yang kuat bagi Inter Milan.

Dengan demikian, Inter Milan diharapkan dapat memiliki akses lebih luas terhadap talenta-talenta muda dan mengoptimalkan pengembangan mereka melalui sistem Multi-Club Ownership. Ini akan memungkinkan Inter untuk tidak hanya bersaing di level tertinggi, tetapi juga menciptakan jalur karir yang jelas bagi para pemain yang belum siap masuk ke tim utama.