PALU, NARASITA – Pemerintah Kota Palu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis Palu berjalan efektif dan tepat sasaran di daerah.
Pembahasan mengenai pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Palu ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, dalam rapat monitoring lapangan. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Palu pada Rabu, 16/09.
Rapat yang difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait. Di antaranya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, BPOM, Kejaksaan, TNI, serta Kementerian Agama.
Wakil Wali Kota Imelda menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi untuk keberhasilan program ini. Ia ingin memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Palu dapat memberikan manfaat secara tepat kepada kelompok sasaran yang membutuhkan.
Imelda menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Asta Cita Presiden yang sebelumnya dilaksanakan di Ampana, Kabupaten Tojo Una-una. Pelaksanaan Program MBG menjadi salah satu fokus utama dalam koordinasi tersebut, sehingga perlu tindak lanjut konkret di tingkat daerah.
“Setelah rapat koordinasi ini, kita perlu memastikan bahwa apa yang menjadi program pemerintah pusat dapat dilaksanakan dengan baik di daerah. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus diperkuat,” kata Imelda
Menurut Wakil Wali Kota, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Palu memiliki cakupan yang luas. Program ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga menyangkut kualitas bahan pangan, keamanan makanan, kebersihan lingkungan, pelayanan, hingga aspek pengawasan.
Oleh karena itu, setiap perangkat daerah dan instansi terkait diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangannya. Ini penting agar Program Makan Bergizi Gratis Palu berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
“Jangan sampai ketika ada persoalan di lapangan, kita baru mencari siapa yang harus menangani. Melalui koordinasi ini, kita ingin setiap persoalan bisa segera diketahui, kemudian ditindaklanjuti oleh pihak yang memiliki kewenangan,” jelas Imelda.
Untuk memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Palu, Pemerintah Kota Palu menyepakati pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Satgas ini akan menjadi wadah koordinasi bersama dalam monitoring, evaluasi, dan inventarisasi persoalan di lapangan.
Imelda mengatakan, hasil monitoring lapangan akan dihimpun dan diintegrasikan menjadi data bersama. Data ini nantinya akan dianalisis untuk menghasilkan rekomendasi yang digunakan pemerintah daerah dalam menentukan langkah tindak lanjut Program Makan Bergizi Gratis Palu.
“Data dan informasi hasil monitoring akan kita integrasikan. Setelah seluruh persoalan dikumpulkan dan dianalisis, hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi kebijakan,” ujarnya.
Pengawasan oleh Satgas akan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memastikan makanan diterima penerima manfaat, tetapi juga menjamin proses penyelenggaraan program memenuhi standar yang telah ditetapkan, termasuk kebersihan, standar pelayanan, kualitas makanan, dan kinerja pelaksana. Ini adalah bagian penting dari pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Palu.
Dengan pola pengawasan tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap tahapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Palu dapat berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Hal ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap program ini.
Lebih lanjut, hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan di Kota Palu akan menjadi laporan kepada pemerintah pusat. Hal tersebut diharapkan dapat mendukung proses evaluasi sekaligus penyempurnaan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara nasional.
Wakil Wali Kota berharap seluruh pihak yang terlibat dapat membangun komunikasi yang intensif dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi menjadi kunci keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis Palu.
“Yang paling penting adalah sinergi. Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan seluruh prosesnya dapat kita kawal bersama,” kata Imelda.
Melalui pembentukan Satgas dan penguatan koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Palu berkomitmen mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Palu agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat penerima manfaat.





