JAKARTA, NARASITA – Informasi mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 pada Juli 2026 dipastikan adalah hoaks. Program yang menargetkan keluarga miskin dan rentan miskin ini sejatinya telah berakhir pada Desember 2025 dan hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait perpanjangannya.
BLT Kesra merupakan inisiatif pemerintah pada tahun anggaran 2025 sebagai stimulus tambahan untuk menjaga daya beli masyarakat. Bantuan sebesar Rp300.000 per bulan ini dicairkan sekaligus Rp900.000 untuk tiga bulan. Penyaluran terakhir BLT Kesra diketahui terjadi pada Desember 2025, menandai berakhirnya program tersebut sesuai jadwal awal.
Hingga akhir Juli 2026, belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait perpanjangan atau pencairan kembali BLT Kesra. Segala informasi yang menyebutkan adanya pencairan BLT Kesra Juli 2026 adalah tidak benar dan patut diwaspadai sebagai hoaks yang bertujuan menyesatkan masyarakat. Ini penting untuk menghindari kebingungan terkait BLT Kesra.
Target penerima BLT Kesra adalah keluarga miskin dan rentan miskin yang masuk desil 1-4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mekanisme penyaluran sebelumnya dilakukan melalui bank Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, serta PT Pos Indonesia di seluruh wilayah Indonesia. Basis data DTSEN menjadi acuan utama dalam menentukan kelayakan penerima BLT Kesra ini.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI telah menegaskan bahwa informasi pencairan BLT Kesra Juli 2026 tersebut palsu. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah untuk menghindari penyebaran hoaks.
“Kemensos RI tidak pernah membuat pernyataan sebagaimana yang tercantum pada unggahan tersebut. Masyarakat diimbau hanya mengacu pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi pemerintah,” kata perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
Pemerintah saat ini masih mengkaji arah kebijakan bantuan sosial untuk tahun 2026, dengan kemungkinan dialihkan ke program reguler yang sudah ada seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT. Untuk memantau status penerimaan bantuan sosial, masyarakat dapat mengakses aplikasi atau website resmi Cek Bansos Kementerian Sosial dengan menggunakan NIK dan data domisili mereka. Pastikan informasi BLT Kesra didapat dari sumber terpercaya.





