NARASITA, BITUNG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menghadirkan Rumah Anak Pesisir (RASI), ruang pendidikan nonformal bagi anak-anak pesisir di Kelurahan Bitung Barat 1, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Integrated Terminal (IT) Bitung ini telah berjalan sejak 2023 dan menjangkau lebih dari 145 anak. RASI menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Anak-anak mengikuti berbagai kegiatan, seperti eksplorasi lingkungan, permainan edukatif, prakarya, Festival Anak Pesisir, dan Misi Pelestarian Pesisir.

Founder Rumah Cinta Kasih, Jesiska Christi Sarempa, mengatakan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, kasih sayang, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.

“Kami percaya bahwa semua orang, termasuk anak-anak, berhak mendapatkan pendidikan yang sama, cinta yang sama, dan kasih yang sama,” ujar Jesiska.

Menurutnya, perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan niat baik dan kepedulian.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations and CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan program ini bertujuan menumbuhkan generasi pesisir yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan wilayah tempat mereka tinggal.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa pesisir bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari kehidupan dan masa depan mereka,” kata Lilik.

Pelaksanaan RASI melibatkan relawan, pengajar, kelompok masyarakat binaan, dan pemangku kepentingan lokal untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui RASI, Pertamina Patra Niaga berharap anak-anak pesisir dapat tumbuh menjadi generasi yang berpengetahuan, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.