Narasita.com- POSO, – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal (FT) Poso menyalurkan santunan senilai Rp10 juta kepada Panti Sosial Terpadu Bina Tunas Harapan di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (22/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada panti sosial yang berada di bawah naungan Yayasan Diakonia Harapan Pinedapa sebagai bagian dari program Pertamina Berkah: Melayani Sepenuh Hati yang dilaksanakan serentak oleh Pertamina Group di berbagai daerah.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Pjs Fuel Terminal Manager Poso, Mubdy Andi Muh Azis, kepada Pimpinan Yayasan Diakonia Harapan Pinedapa, Ruth Febe Ngguso. Kegiatan diawali dengan doa bersama yang diikuti pekerja Pertamina, pengurus yayasan, dan anak-anak binaan.

Mubdy mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Melalui program ini, Pertamina ingin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kepada sesama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung kebutuhan yayasan dalam membina anak-anak yatim, dhuafa, serta sahabat disabilitas sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik,” kata Mubdy dalam keterangannya.

Menurut dia, selain menjalankan tugas menjaga ketahanan energi, Pertamina juga berupaya menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Sementara itu, Ruth Febe Ngguso menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada yayasan yang dipimpinnya.

Ia menilai dukungan tersebut akan membantu pemenuhan kebutuhan pembinaan anak-anak serta pelaksanaan berbagai program sosial yang dijalankan yayasan.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang diberikan Pertamina Patra Niaga. Bantuan ini menjadi dukungan yang sangat berarti bagi yayasan dalam memenuhi kebutuhan pembinaan anak-anak serta mendukung berbagai program yang kami jalankan,” ujar Ruth.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kegiatan sosial lintas agama menjadi salah satu upaya perusahaan untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

Menurut Lilik, program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan toleransi di tengah masyarakat.

Program santunan tersebut sekaligus mendukung sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, pengurangan kesenjangan, dan penguatan kemitraan dalam pembangunan.rls