Narasita.com- MOROWALI, – Kepolisian memastikan pria yang ditemukan meninggal dunia di perairan L4 Jetty 2 Labota, Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, bukan merupakan karyawan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) maupun perusahaan kontraktor yang bekerja di kawasan tersebut.
Korban berinisial TAKP (41) ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian selama beberapa jam pada Kamis (25/6/2026). Belakangan, korban diketahui bernama Toni Andhyka Syahputra.
Kapolsek Bahodopi Ipda Ewaldo Tasmi mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 08.30 Wita terkait dugaan seorang pria terjatuh ke aliran Kanal 2 Jetty Labota.
“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan pencarian,” kata Ewaldo dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Pencarian melibatkan personel Polsek Bahodopi, Polairud, Basarnas, tim pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Morowali, PT MSS, serta Tim Speed Boat Jetty 2 Labota. Penyisiran dilakukan di sepanjang perairan hingga sekitar pukul 14.00 Wita, saat tim menerima informasi adanya sesosok jenazah yang mengambang di perairan L4 Jetty 2 Labota.
Korban kemudian dievakuasi sekitar pukul 16.00 Wita dan dibawa ke Klinik 2 PT IMIP untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke kampung halamannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban sebelumnya memasuki kawasan PT IMIP bersama seorang rekannya melalui jalur yang tidak semestinya tanpa izin dari pihak perusahaan.
Meski demikian, Ewaldo menegaskan penyebab pasti korban meninggal dunia masih didalami penyidik.
“Saat ini kami masih mendalami kronologi kejadian, termasuk mencari keberadaan saksi yang bersama korban sebelum peristiwa terjadi. Sejauh ini terkonfirmasi bahwa korban tidak terdata sebagai karyawan IMIP maupun karyawan kontraktor,” ujar dia.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak memasuki kawasan perusahaan maupun area berbahaya tanpa izin demi menghindari risiko kecelakaan. Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban.rls





