PALU, NARASITA – Seorang pria berusia 53 tahun, Jumani, ditemukan tewas di atas tembok belakang rumahnya di Jalan Durian, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa, 15/09. Jumani, seorang wiraswasta, diduga kuat menjadi korban sengatan listrik. Insiden pria tewas tersengat listrik ini pertama kali diketahui pada pagi hari.

Kapolsek Palu Barat, IPTU Irfan Muzakar, menjelaskan bahwa penemuan korban berawal dari kecurigaan tetangga. Sekitar pukul 08.10 WITA, saksi bernama Ridwan (55) melihat Jumani di atas tembok belakang rumah namun tidak merespons panggilannya. Kejadian pria tewas tersengat listrik ini segera dilaporkan ke warga sekitar.

“Saksi kemudian meminta bantuan tetangga,” kata IPTU Irfan, Selasa.

Rahman (57), tetangga lainnya, kemudian datang ke lokasi dan memeriksa kondisi Jumani. Saat dipegang, korban sudah tidak bergerak. Setelah itu, keluarga korban dipanggil dan kepolisian segera dihubungi untuk menangani kasus pria tewas tersengat listrik ini.

Petugas dari Polsek Palu Barat tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA. Mereka langsung mengamankan area dan meminta warga untuk menjaga jarak. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Palu (Inafis) untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pihak PLN Rayon Kamonji untuk memastikan kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian pria tewas tersengat listrik tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga Jumani tersengat arus listrik saat sedang membersihkan atau memperbaiki bagian belakang atap rumahnya. Dugaan ini menjadi fokus penyelidikan polisi terkait kasus pria tewas tersengat listrik.

Meskipun keluarga korban menolak dilakukan autopsi, petugas tetap melaksanakan visum et repertum (VER) di kediaman korban. Sebuah berita acara penolakan autopsi juga telah dibuat. Polisi masih terus melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian Jumani dalam kasus pria tewas tersengat listrik ini.