ROMA, NARASITA – Claudio Ranieri, pelatih berjuluk The Tinkerman, secara resmi ditunjuk sebagai direktur teknik oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Penunjukan ini menandai langkah strategis untuk memimpin Ranieri Timnas Italia, dengan fokus utama pada pembenahan sistem pembinaan usia muda demi mengembalikan Azzurri ke panggung Piala Dunia setelah absen dalam dua edisi terakhir.
Ranieri, yang dikenal dengan pengalaman melatih berbagai klub top Eropa dan keberhasilannya membawa Leicester City juara Premier League, kini mengemban tanggung jawab besar. Peran barunya tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga melibatkan koordinasi, pengembangan bakat, serta perumusan strategi jangka panjang untuk Ranieri Timnas Italia di semua level usia.
Misi utama dari Ranieri Timnas Italia adalah membangun fondasi yang kuat, memastikan pasokan talenta muda yang berkelanjutan untuk tim senior di masa depan. Hal ini krusial mengingat tantangan yang dihadapi sepak bola Italia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022. Pembinaan usia muda diharapkan menjadi jawaban atas permasalahan tersebut.
Inisiatif Ranieri Timnas Italia ini akan membutuhkan kolaborasi erat dengan klub-klub lokal dan asosiasi regional di seluruh Italia. Tujuannya adalah menyelaraskan filosofi pelatihan dan pengembangan, menciptakan sistem yang terintegrasi dan efisien dalam menemukan serta mengasah “mutiara” baru sepak bola Italia.





