ROMA, NARASITA – Setelah melalui proses panjang, Roberto Mancini resmi kembali latih Timnas Italia per akhir Juli 2026 di Roma. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memilihnya setelah gagal menggaet nama besar, dengan misi utama membawa Azzurri bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur kemenangan di kancah internasional.

Keputusan untuk kembali menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih Italia ini datang setelah mundurnya ia pada 2023 akibat konflik dengan Presiden FIGC Gabriele Gravina dan tawaran dari Arab Saudi. Kali ini, Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia tidak sendirian; ia didampingi Claudio Ranieri yang diangkat sebagai direktur teknik, menggantikan Paolo Maldini dan Leonardo yang sebelumnya memilih untuk mengundurkan diri.

FIGC di bawah kepemimpinan Gabriele Gravina menghadapi tantangan berat setelah sejumlah target utama seperti Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, dan Andrea Pirlo menolak tawaran. Dengan demikian, pilihan untuk membawa Roberto Mancini kembali latih Timnas Italia menjadi langkah strategis untuk mengisi kekosongan kepelatihan dan mengembalikan stabilitas tim nasional.

Target utama yang dibebankan kepada Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia adalah membawa Azzurri lolos ke turnamen internasional besar setelah tiga kali gagal menembus Piala Dunia berturut-turut. Ini merupakan tugas berat yang membutuhkan pengalaman dan strategi yang matang untuk mengembalikan kepercayaan publik dan prestasi tim.

“Saya mengakui kesalahan masa lalu saya dan berjanji akan memperbaiki semuanya demi kejayaan Italia di masa depan,” kata Roberto Mancini, Pelatih Timnas Italia.

Mancini juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar atas keputusannya di masa lalu, menunjukkan komitmen penuhnya untuk periode kedua ini. Harapan besar kini diemban oleh Roberto Mancini dan direktur teknik Claudio Ranieri untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Italia dan mengangkat mental skuad Azzurri.