Narasita.com- PALU — Satuan Relawan Satria Raya (SATRIA) Sulawesi Tengah menggelar Temu SATRIA Sulteng bertema “Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Raya” di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan simpatisan dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Donggala. Sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra juga turut hadir, di antaranya PIRA (Perempuan Indonesia Raya), TIDAR (Tunas Indonesia Raya), serta organisasi sayap partai lainnya.

Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, kegiatan itu juga dikemas dalam suasana hiburan dan silaturahmi. Panitia menghadirkan hiburan bagi peserta serta membagikan sejumlah doorprize yang menambah antusiasme simpatisan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina SATRIA Sulteng Rusdy Mastura, perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Alimuddin Paada, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari Fraksi Gerindra, pengurus DPD Gerindra Sulteng, pengurus SATRIA tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Sekretaris Umum SATRIA Sulteng Nizar Rahmatu.

Ketua Umum SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan kelembagaan sekaligus konsolidasi internal organisasi menjelang agenda politik mendatang.

Menurut Irwan, kegiatan itu awalnya direncanakan sebagai ajang halal bihalal, namun baru dapat dilaksanakan setelah bulan Syawal karena menyesuaikan kesiapan organisasi.

“Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan karena pengurus SATRIA Sulteng sudah terbentuk dan telah memiliki SK. Beberapa kabupaten/kota juga sementara dalam proses pembentukan, seperti Donggala, Tojo Una-Una, Parigi Moutong, Poso, Banggai, Banggai Laut, hingga Morowali,” ujar Irwan.

Mantan Bupati Sigi itu menegaskan konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra yang menargetkan kemenangan pada pemilihan legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah di semua tingkatan pada 2029.

Ia menyebut SATRIA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra memiliki tanggung jawab memperkuat struktur dan kerja politik partai di daerah.

“Harapannya tidak hanya menjadi slogan atau tagline, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata. Setelah seluruh kepengurusan kabupaten/kota terbentuk, kami akan terus bergerak dan berkoordinasi,” katanya.

Irwan juga menargetkan peningkatan perolehan kursi Partai Gerindra di daerah pemilihan Donggala-Sigi pada pemilu mendatang. Ia optimistis kekuatan kader dan jaringan relawan dapat mendukung pencapaian target tersebut.

“Kita ingin Gerindra semakin kuat. Dengan kerja keras dan kekompakan, target politik partai bisa tercapai,” ungkapnya.

Selain bergerak di bidang politik, Irwan mengatakan SATRIA juga fokus pada advokasi masyarakat kecil, kebencanaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia menambahkan, komposisi kepengurusan SATRIA diisi berbagai elemen, mulai dari aktivis, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas pencak silat.

“Semua unsur itu kami satukan agar menjadi kekuatan besar untuk mendukung cita-cita partai dan hasil keputusan Rakerda,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan simpatisan SATRIA yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar yang disebut turut memberikan dukungan bagi penguatan organisasi SATRIA di Sulawesi Tengah.

Pelantikan pengurus SATRIA Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.rlis