Narasita com- Palu – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu menggelar pasar murah di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tondo, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan yang telah dimulai sejak Senin (24/7) ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama untuk kebutuhan pokok seperti beras.

Salah satu warga asal Kelurahan Silae, Nining, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah, terutama di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Saya sangat terbantu, apalagi untuk beras. Kalau di pasar, harganya bisa sampai Rp80 ribu hingga Rp85 ribu per lima kilogram. Di sini, beras SPHP hanya Rp60 ribu, dan beras premium Rp62 ribu,” ungkapnya.

Pengawas Perdagangan Disperindag Kota Palu, Moh. Fauzy, menjelaskan bahwa sebanyak 3,5 ton beras SPHP disediakan dalam kegiatan hari kedua , yang disuplai langsung dari Bulog. Selain itu, terdapat pula beras jenis premium yang biasanya dijual seharga Rp85 ribu per lima kilogram, kini disubsidi menjadi Rp62 ribu.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, terutama untuk beras. Kemarin saja, 2 ton beras SPHP langsung habis terjual,” ujarnya.

Fauzy menambahkan, beras SPHP dijual kepada masyarakat dengan syarat menunjukkan KTP Kota Palu. Sementara itu, untuk pembelian beras premium yang disubsidi oleh PT Cahaya 99, warga harus menunjukkan KTP Palu dan kartu Program Keluarga Harapan (PKH).

Tingginya minat warga terlihat dari jumlah pembelian yang mencapai dua hingga empat karung per orang. Meski begitu, pemerintah membatasi pembelian maksimal empat karung per orang untuk mencegah penimbunan dan praktik jual kembali.

“Kami batasi maksimal empat karung per orang agar semua warga kebagian dan tidak ada yang menjual kembali dengan harga lebih tinggi,” tambahnya.

Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya beras, di tengah harga yang masih tinggi di pasaran.