Narasita.com- Palu, – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah memastikan sebanyak 529 mahasiswa di wilayah itu menerima pencairan Beasiswa Berani Cerdas 2025, program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, mengatakan proses pencairan dilakukan secara bertahap melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Sulteng.
“Semuanya akan diproses di Biro Kesra hari ini. Sebanyak 529 mahasiswa akan diproses, dan Jumat (18/7/2025) lalu sudah dibayarkan ke 20 mahasiswa. Jadi totalnya 549 mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas tahun ini,” ujar Yudiawati di Palu, Senin (21/7/2025).
Menurut Yudiawati, program Beasiswa Berani Cerdas menjadi salah satu bentuk komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp135 miliar yang bersumber dari APBD Pokok 2025.
Yudiawati menjelaskan, Dinas Pendidikan berperan dalam verifikasi berkas dan kelayakan penerima, sementara pencairan dilakukan oleh Biro Kesra. Dari total sekitar 52.000 pendaftar yang diverifikasi Dukcapil, sebanyak 10.000 mahasiswa telah mengunggah berkas, dan 6.700 di antaranya dinyatakan sah.
“Dari berkas yang lolos verifikasi itu, sekitar 500-an mahasiswa mulai diproses pembayarannya hari ini. Proses ini dilakukan bertahap agar tepat sasaran,” kata dia.
Yudiawati menegaskan, keterlambatan pencairan bukan karena kendala administrasi di Dinas Pendidikan, melainkan karena proses validasi ulang di Biro Kesra untuk memastikan hanya mahasiswa yang memenuhi syarat yang mendapatkan bantuan.
“Kami ingin memastikan bahwa yang menerima benar-benar layak. Setiap hari kami kirimkan daftar nama penerima ke Biro Kesra untuk diproses,” ujarnya.
Selain program Beasiswa Berani Cerdas, Dinas Pendidikan Sulteng juga mengelola beberapa program lain yang dananya bersumber dari APBD 2025.
Yudiawati memaparkan, anggaran BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) mencapai Rp45 miliar, program Prakerin (praktik kerja industri) sebesar Rp39 miliar, dan beasiswa untuk siswa tidak mampu di sekolah swasta sekitar Rp42 miliar.
“Untuk anggaran beasiswa mahasiswa berada di Biro Kesra, sementara kami fokus mengelola dana pendidikan di jenjang SMA, SMK, SLB, dan sekolah swasta,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program Berani Cerdas menargetkan seluruh mahasiswa penerima beasiswa dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dan berkontribusi pada pembangunan daerah.





