Narasita.com- PALU, — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Palu pada Sabtu (29/11/2025) sore menyebabkan banjir di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi. Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.30 WITA dan berdampak pada akses Jalan Trans Palu–Donggala.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, mengatakan banjir terjadi akibat aliran air dari pegunungan yang meningkat pesat. Kondisi tersebut diperparah oleh aktivitas galian C di kawasan atas Watusampu.
“Hujan dengan intensitas tinggi memicu aliran air dari pegunungan. Aktivitas galian C membuat alur alam tergerus sehingga air meluap ke badan jalan poros Palu–Donggala,” ujar Akris dalam laporan resmi BPBD, Sabtu malam.
Akris menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. “Sampai saat ini nihil korban dan nihil pengungsian. Tim kami sudah melakukan asesmen cepat di lapangan,” katanya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palu bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan koordinasi penanganan. Menurut Akris, kondisi di lokasi kini mulai membaik.
“Hujan sudah reda dan banjir berangsur surut. Namun kami tetap memantau karena potensi susulan bisa terjadi bila hujan turun kembali,” ujar Akris.
BPBD menyampaikan bahwa kebutuhan darurat masih dalam proses pendataan. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Trans Palu–Donggala sempat tersendat tetapi berangsur normal seiring surutnya genangan.rlis





