Narasita. Com- PALU, – Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu Tahun Anggaran 2026 resmi menyampaikan laporan akhir hasil kerjanya dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Palu, Minggu (30/11/2025). Laporan tersebut dibacakan Ketua Pansus, Ratna Mayasari Agan.
Dalam pemaparannya, Ratna menjelaskan bahwa pemerintah daerah dan DPRD telah menyepakati kerangka Rancangan APBD 2026 dengan total pendapatan sebesar Rp1,7 triliun, belanja Rp1,705 triliun, serta pembiayaan sebesar Rp1 miliar. Ia menyebut struktur anggaran ini menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan Kota Palu pada tahun mendatang.
Ratna turut menyoroti sejumlah alokasi yang dinilai perlu dialihkan pada sektor lebih prioritas. Di antaranya anggaran Palu Sport Event sebesar Rp1,3 miliar serta pemeliharaan aplikasi Office di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik sebesar Rp560 juta. Total Rp1,8 miliar anggaran tersebut kemudian diarahkan kembali sesuai kebutuhan prioritas.
“Dari total anggaran tersebut, Rp1 miliar dialokasikan untuk belanja asuransi BPJS Kesehatan bagi masyarakat,” kata politisi PAN itu. Selain itu, terdapat pula pembiayaan untuk pengadaan kendaraan operasional DPRD dan dukungan penyelenggaraan kegiatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), menyusul penetapan Kota Palu sebagai tuan rumah Festival Olahraga Nasional (Fornas) 2027.
Pansus juga mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan rasionalisasi menyeluruh atas postur anggaran. Langkah tersebut, menurut Ratna, penting untuk memastikan proporsionalitas dan efektivitas penggunaan APBD 2026.
“Kami berharap postur APBD yang nantinya ditetapkan melalui Peraturan Daerah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, terutama peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan,” ujarnya.
Di akhir rapat, Ratna menyerahkan dokumen hasil pembahasan Pansus kepada pimpinan rapat serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan dan jajaran eksekutif yang terlibat dalam proses pembahasan.ist





