Narasita.com- JAKARTA, — Tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) meraih predikat Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) Tahun 2025. Capaian ini dinilai mencerminkan penguatan integritas dan kualitas layanan publik di sektor pemasyarakatan.

Predikat WBK tersebut diraih LPKA Kelas II Palu, Lapas Kelas III Kolonodale, dan Rutan Kelas IIB Poso. Penghargaan diserahkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Kinerja Semester II dan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan mengatakan, capaian ini merupakan hasil konsistensi pelaksanaan reformasi birokrasi di tingkat satuan kerja, khususnya dalam penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas layanan.

“WBK bukan sekadar target administratif, melainkan indikator perubahan cara kerja. Kami mendorong pelayanan yang bersih, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bagus.

Menurut dia, keberhasilan tiga UPT tersebut didukung oleh kepemimpinan yang tegas, penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta komitmen seluruh jajaran dalam menutup celah praktik koruptif.

“Ini adalah buah kerja kolektif. Integritas dibangun dari kedisiplinan harian, bukan dari seremoni,” kata Bagus.

Bagus menambahkan, Kanwil Ditjenpas Sulteng akan melanjutkan peningkatan standar layanan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan memperluas praktik-praktik baik ke seluruh UPT.

“Tahun lalu baru satu UPT yang meraih WBK, tahun ini bertambah tiga. Ini tren positif. Target kami, seluruh satuan kerja di Sulawesi Tengah bergerak serentak menuju layanan berkelas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Palu Welli menyebut predikat WBK sebagai penguat semangat perubahan di tingkat operasional.

“WBK menjadi pengingat bahwa pembenahan harus berkelanjutan. Kami fokus pada pelayanan yang transparan, ramah, dan bebas pungutan liar, terutama bagi anak binaan dan keluarganya,” kata Welli.

Raihan predikat WBK ini menegaskan komitmen Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.rlis