Narasita.com- PALU, – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengerahkan ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Tinombala 2025. Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi.

Apel gelar pasukan digelar sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ferdinand Maksi Pasule, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Agus Sasmita, jajaran pejabat utama Polda Sulteng, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolda Sulteng, disampaikan bahwa Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan langkah-langkah antisipatif melalui pemetaan potensi gangguan keamanan selama periode Nataru.

“Fokus pengamanan diarahkan pada terjaminnya keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” kata Endi Sutendi.

Ia menegaskan, pengamanan tempat ibadah menjadi prioritas utama untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman dan khidmat. Selain itu, Polri juga mengedepankan sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat sebagai bentuk penguatan toleransi antarumat beragama.

“Sterilisasi lokasi ibadah dilakukan secara menyeluruh, disertai peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman kamtibmas,” ujarnya.

Dalam Operasi Lilin Tinombala 2025, Polda Sulteng melibatkan sebanyak 2.852 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Untuk mendukung pengamanan, sebanyak 88 pos telah disiapkan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

“Pos tersebut terdiri atas 55 pos pengamanan, 20 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu yang disiagakan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” jelas Endi.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi perubahan cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.

“Kami berharap Sulawesi Tengah terhindar dari bencana. Kami juga mengimbau masyarakat agar menyambut tahun baru dengan kegiatan positif, seperti doa bersama, serta mendoakan saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera agar segera pulih,” kata Endi.

Selain itu, Polda Sulteng bersama Forkopimda juga telah mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lainnya, termasuk kejahatan konvensional dan peredaran narkoba.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.rlis