Narasita.com- PALU, – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengerahkan 98 personel untuk memantau dan mengamankan pergerakan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
Kepala SAR Palu, Muh Rizal, mengatakan pihaknya mengoperasikan sejumlah alat utama (alut) darat dan laut untuk mendukung kegiatan siaga Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
“Untuk sektor laut, kami menggerakkan dua kapal besar. Kapal KNP Kainsar Bismah Timur ditempatkan di Pelabuhan Lubuk untuk memonitor pergerakan penumpang dari Lubuk menuju Banggai Laut, Banggai Kepulauan, hingga rute ke Ternate,” ujar Rizal, Selasa (24/12/2025).
Selain itu, Basarnas Palu juga mengoperasikan KN SAR Baladewa dan satu kapal aluminium sepanjang 40 meter di Teluk Palu. Kedua kapal tersebut difokuskan untuk memantau aktivitas penumpang di Pelabuhan Donggala, Pelabuhan Pantoloan, serta Pelabuhan Tolitoli.
Di jalur darat, Basarnas menyiagakan satu tim mobile yang dilengkapi kendaraan rescue truck dan peralatan ekstrikasi. Tim ini bertugas memantau perjalanan masyarakat di jalur rawan, termasuk kawasan Kebun Kopi yang kerap dilalui pemudik.
“Untuk transportasi udara dan jalur Trans Sulawesi, mulai dari Sulawesi Barat menuju Gorontalo hingga Manado, sampai H-1 perayaan Natal terpantau aman, lancar, dan masih kondusif,” kata Rizal.
Ia menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program pemerintah dalam memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama momentum Nataru.
“Kami berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan aman dan tidak mengurangi kekhidmatan ibadah saudara-saudara kita. Basarnas Palu akan terus melaksanakan siaga penuh hingga 5 Januari 2026,” ujarnya.ist





