Narasita.com- Palu, — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah mengajak mitra ojek online untuk berperan aktif dalam memperluas ekosistem keuangan digital yang inklusif dan aman di daerah tersebut.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bertema “Sosialisasi QRIS, Pelindungan Konsumen, dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah” yang digelar di Gedung Kasiromu KPwBI Sulawesi Tengah, Selasa (4/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti mitra ojek online dari berbagai platform, antara lain Grab, Gojek, dan Maxim, yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah. Bank Indonesia menilai mitra ojek online memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penggunaan transaksi non-tunai sekaligus agen literasi keuangan digital di masyarakat.

Dalam sosialisasi itu, Bank Indonesia menyampaikan sejumlah materi utama. Salah satunya mengenai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang menekankan manfaat dan kemudahan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien, khususnya untuk mendukung transaksi non-tunai di sektor transportasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Materi lain yang disampaikan berkaitan dengan pelindungan konsumen, meliputi pemahaman hak dan kewajiban konsumen, keamanan transaksi digital, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang marak di era digital.

Selain itu, Bank Indonesia juga menguatkan kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran untuk mencintai Rupiah dengan merawat dan menggunakannya secara bijak, bangga menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta paham dalam bertransaksi baik secara tunai maupun non-tunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Muhamad Irfan Sukarna, menyampaikan bahwa keterlibatan mitra ojek online menjadi penting mengingat intensitas interaksi mereka dengan masyarakat setiap hari.

“Bank Indonesia berharap mitra ojek online tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga dapat berperan sebagai duta literasi keuangan digital yang mendorong penggunaan QRIS, meningkatkan pelindungan konsumen, serta menumbuhkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” ujarnya.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah akan terus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akseptasi sistem pembayaran digital serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.rlis