Narasita.com- PALU, — Tim Satgas Saber Pangan Bareskrim Polri dari Bareskrim Polri turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan stok beras dan minyak goreng di gudang Perum Bulog wilayah Sulawesi Tengah, Sabtu (14/2/2026).

Tim yang dipimpin James Hutajulu tersebut bersama Satgas Pangan Polda Sulteng, Polresta Palu, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta dinas terkait meninjau Gudang Bulog Kanwil Sulteng di Tondo, Palu.

Dari hasil pengecekan, stok beras di 14 gudang Bulog se-Sulteng tercatat mencapai 22.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Dengan stok beras 22.000 ton, kebutuhan masyarakat Sulteng dinilai terpenuhi. Namun distribusi harus diatur secara tepat agar tidak terjadi pelanggaran maupun penimbunan yang bisa memicu kelangkaan dan gejolak harga,” ujar James.

Selain beras, tim juga memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita. Di Gudang Bulog Kanwil Sulteng tercatat stok mencapai 300.000 liter, yang diperuntukkan bagi wilayah Palu, Parigi Moutong, Donggala, dan Sigi. Adapun kebutuhan daerah lain disuplai dari gudang Bulog di masing-masing wilayah.

Ia menegaskan, stabilitas stok dan distribusi pangan harus terus diawasi agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa menimbulkan keresahan.

“Kita perlu menjaga kestabilan ini dengan meningkatkan koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak terkait,” kata James.rlis