Narasita.com- JAKARTA — Indosat Ooredoo Hutchison bekerja sama dengan Google menghadirkan akses layanan kecerdasan buatan (AI) Google Gemini bagi pelanggan IM3 dan Tri melalui bundling paket data di aplikasi myIM3 dan BIMA+.

Layanan ini sebelumnya telah diperkenalkan secara terbatas sejak Februari 2026 kepada pengguna aplikasi myIM3 dan BIMA+. Dalam beberapa minggu ke depan, inisiatif tersebut akan diperluas untuk menjangkau seluruh pelanggan Indosat. Kolaborasi ini juga diklaim sebagai kemitraan pertama di Indonesia yang menghadirkan akses Google Gemini AI Plus melalui paket eksklusif operator seluler.

Direktur dan Chief Commercial Officer Indosat, Bilal Kazmi, mengatakan kehadiran layanan ini bertujuan mempermudah pelanggan dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kini pelanggan IM3 dan Tri bisa lebih mudah memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari membantu menyelesaikan pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah, hingga mencari inspirasi konten,” ujar Bilal dalam keterangan resmi.

Menurut dia, pelanggan cukup membeli satu paket layanan untuk langsung mengakses fitur AI tanpa perlu berlangganan platform terpisah.

Melalui pembelian paket bundling di myIM3 dan BIMA+, pelanggan IM3 dan Tri dapat menikmati akses Google Gemini AI Plus hingga enam bulan.

Pelanggan IM3 ditawarkan paket IM3 SATSPAM+ dengan kuota 150GB selama 28 hari seharga Rp150.000. Paket ini mencakup akses Gemini AI Plus hingga enam bulan, layanan streaming premium, serta telepon dan SMS.

Sementara itu, pelanggan Tri dapat memilih paket Isi Ulang Happy dengan kuota 65GB/28 hari seharga Rp100.000. Paket ini juga dilengkapi akses Gemini AI Plus selama enam bulan, layanan telepon dan SMS yang lebih besar, akses Vidio Premium, serta perlindungan Tri AI: Anti Spam & Scam Plus+.

Selain itu, pelanggan akan mendapatkan bonus penyimpanan sebesar 200GB melalui Google Cloud Storage untuk menyimpan dokumen, foto, dan video.

Google Gemini menghadirkan berbagai fitur berbasis AI, termasuk Deep Research yang dapat membantu pengguna mencari informasi, merangkum materi, serta mengeksplorasi ide dengan lebih cepat.

Layanan ini juga terintegrasi dengan berbagai ekosistem Google seperti Gmail, Drive, dan Photos, sehingga memudahkan pengguna dalam belajar, bekerja, maupun berkreasi.

Director Global Platform & Device Partnerships Google APAC, Rohan Tiwary, menyatakan kolaborasi ini merupakan langkah untuk memperluas akses AI secara inklusif di Indonesia.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat Indonesia dalam mencapai potensi maksimal mereka di era digital,” ujar Rohan.

Indosat menyebut kehadiran layanan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, tidak hanya dari sisi konektivitas tetapi juga pemanfaatan digital.

Bilal menambahkan, ke depan perusahaan berharap semakin banyak masyarakat dapat menggunakan AI untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan berkarya secara lebih efektif.

“Ke depan, kami ingin teknologi ini dapat membantu masyarakat menjadi lebih kreatif dan produktif,” kata dia.rls