Narasita.com- LUWUK, — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempercepat pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelarasan Program 9 Berani milik Pemprov Sulteng dengan Program 9 Gerbang (Gerakan Membangun Banggai) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banggai.kuy
Hal itu disampaikan Anwar saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Banggai di Lapangan Mirqan, Bukit Halimun, Luwuk, Rabu (8/7/2026).
Mengusung tema “Bergerak Maju, Tumbuh Bersama”, peringatan HUT Banggai tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar hasil pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.
“Bergerak Maju berarti kita terus berikhtiar, berinovasi, dan bekerja keras menjawab setiap tantangan pembangunan. Sementara Tumbuh Bersama mengingatkan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama. Semangat ini sejalan dengan cita-cita Sulteng Nambaso, yakni tidak ada satu wilayah maupun satu warga yang tertinggal,” kata Anwar.
Dalam kesempatan itu, Anwar mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Banggai yang dinilai terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banggai meningkat dari 72,86 pada 2024 menjadi 73,44 pada 2025.
Pertumbuhan ekonomi Banggai juga tercatat meningkat menjadi 8,13 persen pada 2026, setelah sebelumnya berada di angka 3,63 persen. Sementara itu, angka kemiskinan turun dari 6,56 persen menjadi 6,23 persen atau sekitar 1.040 penduduk berhasil keluar dari garis kemiskinan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 3,07 persen, sedangkan inflasi pada semester pertama 2026 tetap terkendali.
Menurut Anwar, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang harus terus diperkuat melalui sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai melalui Program 9 Berani.
Pada sektor pendidikan melalui Berani Cerdas, sebanyak 2.658 mahasiswa asal Banggai menerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan pada 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp 9,22 miliar.
Di bidang kesehatan melalui Berani Sehat, cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Non-JKN di Banggai telah mencapai 98,44 persen atau 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa. Pemerintah juga mencatat prevalensi stunting turun dari 29,1 persen menjadi 28,6 persen.
Sementara itu, melalui Berani Lancar, Pemprov Sulawesi Tengah telah membangun dan meningkatkan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan anggaran Rp 17,3 miliar pada 2025. Pada 2026, pembangunan dilanjutkan melalui proyek multiyears di ruas Pangkalaseang–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.
Di sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat melalui Berani Makmur, pemerintah menyalurkan 27.913 unit benih dan bibit pertanian senilai Rp 13,8 miliar serta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 4.729 pekerja rentan, termasuk petani dan nelayan.
Anwar menegaskan, Program 9 Berani dirancang sejalan dengan Program 9 Gerbang Kabupaten Banggai sehingga mampu mempercepat pembangunan daerah.
“Program 9 Berani Pemerintah Provinsi sejalan dengan 9 Gerbang Kabupaten Banggai. Ketika pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bergerak dalam satu visi, maka pembangunan akan semakin cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Anwar mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-66 Kabupaten Banggai sebagai momentum mempererat persatuan.
“Hari ini ibu kita yang bernama Banggai genap berusia 66 tahun. Kini saatnya seluruh anak-anak Banggai bersatu, meninggalkan perbedaan, dan memberikan karya terbaik untuk membahagiakan daerah yang kita cintai ini,” kata Anwar.
Upacara HUT ke-66 Kabupaten Banggai turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, anggota DPR RI, jajaran Forkopimda, tokoh adat, kepala desa se-Kabupaten Banggai, serta tamu undangan lainnya.rls





