Narasita.com – Palu — Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Palu menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah pada Minggu (19/4/2026) di Asrama Haji .
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Halal Bihalal Kita Rajut Silaturahmi dan Membentuk Harmoni Menuju Kota Palu Mandiri, Aman, dan Nyaman” ini dihadiri berbagai elemen masyarakat Sulawesi Selatan di Kota Palu.
Ketua BPD KKSS Kota Palu, dr. H. Husaema, dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi dan keharmonisan di tengah keberagaman latar belakang sosial maupun perbedaan pandangan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk membersihkan hati dari prasangka negatif serta bijak dalam menyikapi pengaruh media sosial demi menjaga persatuan.
“Silaturahmi menjadi kunci membangun kekuatan bersama. Tanpa persatuan, sulit menciptakan ketangguhan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya tanggung jawab warga sebagai bagian dari masyarakat, termasuk dalam memenuhi kewajiban seperti membayar pajak, sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Palu.
Kegiatan ini turut melibatkan DPW Kerukunan Keluarga Besar Soppeng (KKBS) Provinsi Sulawesi Tengah serta Majelis Ta’lim KKSS Kota Palu. Kehadiran berbagai profesi dari kalangan warga Sulawesi Selatan, mulai dari akademisi hingga pelaku usaha, menjadi salah satu kekuatan yang ingin dirangkul dalam wadah tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Palu yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Setda Kota Palu, Yudhi Riyani Firman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakannya, disebutkan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Pemerintah Kota Palu juga mengakui kontribusi masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk keluarga besar Soppeng, dalam pembangunan daerah.
“Semangat kerja keras, solidaritas, serta nilai-nilai kearifan lokal menjadi kekuatan besar dalam membangun Kota Palu,” ujar Yudhi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan seperti KKSS dan KKBS memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya.
Pemerintah berharap momentum Idulfitri dapat menjadi titik awal untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan sosial, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Palu yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.dhy





