Narasita.com-Palu– Etos ID Wilayah Palu menggelar kegiatan Lepas Juang Awardee Angkatan 2022 sebagai penanda berakhirnya masa pembinaan selama empat tahun bagi para penerima beasiswa. Kegiatan yang mengusung tema From Struggle to Legacy itu berlangsung di Smart Room Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako, Sabtu (4/7/2026).
Acara dihadiri jajaran pembina Etos ID, perwakilan Universitas Tadulako, Tim Nasional Etos ID, alumni, serta awardee dari berbagai angkatan. Selain menjadi seremoni pelepasan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan pembinaan yang telah dijalani para awardee sejak 2022.
Fasilitator Etos ID Wilayah Palu, Muh. Shadiq Muntashir, mengatakan masa pembinaan bukan sekadar proses menyelesaikan program beasiswa, melainkan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.
“Empat tahun ini bukan hanya tentang menyelesaikan masa pembinaan. Ini adalah proses menempa karakter, membangun cara berpikir, melatih kepemimpinan, serta belajar memberi makna bagi sesama. Lepas juang bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghadirkan kebermanfaatan di mana pun berada. Legacy terbaik bukanlah nama yang dikenang, melainkan nilai yang terus hidup melalui karya dan pengabdian,” ujar Shadiq.
Sementara itu, Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Tadulako, Vita Yanti Fattah, yang mewakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, mengapresiasi konsistensi Etos ID dalam membina mahasiswa melalui penguatan karakter dan kepemimpinan.
Menurut dia, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pembinaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual sekaligus matang secara karakter. Kehadiran Etos ID melengkapi proses tersebut melalui pembinaan yang berkesinambungan. Kami berharap para awardee terus membawa semangat belajar, kepemimpinan, dan pengabdian sebagai bekal untuk memberikan kontribusi terbaik di mana pun mereka berkarya,” kata Vita.
Dalam kesempatan yang sama, Tim Nasional Etos ID, Rista D. Anggraini, menjelaskan bahwa pembinaan awardee tidak hanya berupa bantuan pembiayaan pendidikan melalui Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga pendampingan yang berlangsung secara berjenjang selama masa studi.
Ia mengatakan para awardee mengikuti berbagai program, mulai dari mentoring dan coaching, penguatan kapasitas akademik, pelatihan kepemimpinan, pembinaan karakter dan spiritualitas, pengembangan karier, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Selain pembinaan di tingkat wilayah, awardee juga mengikuti berbagai agenda nasional yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah untuk memperluas jejaring dan pengalaman belajar.
Salah satu kegiatan nasional yang diikuti Awardee Angkatan 2022 adalah Youth Islamic Camp (YIC) di Bogor. Menurut Rista, kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai kepemimpinan dan semangat pengabdian.
Melalui kegiatan Lepas Juang ini, Etos ID Wilayah Palu berharap para alumni dapat terus mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, integritas, kolaborasi, dan semangat belajar yang telah diperoleh selama masa pembinaan. Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang mendorong lahirnya lulusan berprestasi sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.rls





