PALU, NARASITA – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Palu menggelar beragam perlombaan permainan tradisional dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kembali dan melestarikan permainan tradisional kepada para siswa di tengah gempuran hiburan berbasis digital yang semakin marak.

Berbagai jenis permainan tradisional yang dilombakan meliputi lari kelereng menggunakan sendok,memasukkan jarum ke dalam botol, makan biskuit,serta tarik tambang yang memerlukan kerja sama tim. Aktivitas ini dirancang untuk mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan keterampilan fisik kepada siswa SDN 20 Palu.

Kartini Saleng, Kepala SDN 20 Palu, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengajak siswa agar lebih mengenal kembali permainan tradisional yang kini mulai jarang dimainkan anak-anak. Menurutnya, kelestarian permainan tradisional merupakan tanggung jawab bersama.

“Kalau kita tidak mengenang kembali, lama-lama permainan tradisional bisa terlupakan. Ini sudah momennya untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak,” kata Kartini Saleng.

Ia  juga menyoroti kebiasaan anak-anak masa kini yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan permainan digital. Oleh karena itu, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI dinilai sangat tepat untuk kembali memperkenalkan berbagai permainan tradisional yang sarat dengan unsur kebersamaan dan aktivitas fisik bagi siswa SDN 20 Palu.

Kartini menambahkan bahwa kegiatan serupa telah rutin dilaksanakan setiap tahun di SDN 20 Palu. Ini menunjukkan komitmen sekolah dalam melestarikan budaya lokal melalui permainan tradisional.

Selain perlombaan, pihak sekolah juga telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para siswa. Pemberian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk meningkatkan semangat dan antusiasme mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan permainan tradisional.

“Hadiah yang diberikan memang tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa menambah semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan yang sudah kami rancang,” ujarnya.

Semarak peringatan HUT ke-81 RI di SDN 20 Palu tidak hanya terbatas pada perlombaan permainan tradisional. Siswa bersama orang tua juga turut berpartisipasi aktif dalam menghias ruang kelas masing-masing, menciptakan suasana perayaan yang lebih meriah dan penuh kebersamaan.

Menurut Kartini, antusiasme yang tinggi terlihat dari kerja sama antara siswa dan orang tua dalam mempersiapkan dekorasi kelas. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari komunitas sekolah terhadap kegiatan yang diadakan SDN 20 Palu.

“Kami melihat anak-anak dan orang tua siswa sangat antusias untuk menghias kelas mereka,” kata Kartini.

Kartini juga menyampaikan bahwa pemenang lomba menghias kelas akan mendapatkan penghargaan berupa piala untuk juara pertama, kedua, dan ketiga. Selain itu, SDN 20 Palu juga menyiapkan piala bergilir sebagai bentuk penghargaan tertinggi.

Peringatan HUT ke-81 RI di SDN 20 Palu diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana yang efektif bagi siswa untuk membangun rasa kebersamaan dan mengenal kembali kekayaan permainan tradisional sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia.