TURIN, NARASITA – Wonderkid Juventus, Kenan Yıldız, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih tiga bulan. Cedera patah tulang kaki kiri yang dialami sang pemain menyebabkan Juventus kehilangan salah satu kreator serangan utamanya di awal musim 2026/2027, memicu krisis kreativitas.

Kabar buruk ini datang setelah Yıldız mengalami benturan keras dalam laga pembuka Serie A. Cedera tersebut mengharuskan pemain muda asal Turki ini menjalani operasi secepatnya.

Absennya Kenan Yıldız menjadi pukulan telak bagi pelatih Luciano Spalletti. Pasalnya, Juventus akan menghadapi serangkaian pertandingan berat tanpa kehadiran bintang muda tersebut, termasuk melawan tim-tim besar seperti AC Milan, Napoli, dan Lazio di kompetisi domestik.

Tidak hanya di Serie A, Kenan Yıldız juga dipastikan tidak akan bisa memperkuat Juventus dalam fase grup Liga Europa. Kehilangan ini jelas mengurangi opsi Spalletti di lini depan untuk menciptakan peluang gol.

Meskipun target comeback-nya diprediksi saat Juventus menghadapi Como, manajemen klub dan tim medis akan terus melakukan evaluasi lanjutan. Proses pemulihan yang optimal sangat penting untuk memastikan Kenan Yıldız kembali ke performa terbaiknya.

“Kenan Yıldız mengalami patah tulang di kaki kirinya dan harus menjalani operasi. Ia berisiko absen selama sekitar tiga bulan,” kata Tuttosport, media olahraga Italia.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada Juventus yang harus mencari solusi cepat untuk mengatasi krisis kreativitas, tetapi juga bagi Kenan Yıldız sendiri. Ia berisiko kehilangan momentum penting di awal musim yang bisa menghambat perkembangannya.