PALU, NARASITA – Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tengah menghadapi tantangan signifikan dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat, dengan estimasi kebutuhan darah PMI Sulteng mencapai 1.500 kantong setiap bulan. Angka ini belum selalu dapat diimbangi oleh ketersediaan pendonor, sehingga partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan.
Haris Abdullah, Anggota PMI Sulteng, menjelaskan bahwa kesenjangan antara kebutuhan darah PMI Sulteng dan jumlah pendonor aktif masih menjadi perhatian utama.
“Kalau melihat kebutuhan, hampir tidak akan pernah tercukupi karena antara kebutuhan dan jumlah pendonor memang belum seimbang,” kata Haris, saat ditemui dalam kegiatan donor darah di Hotel Santika Palu pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kondisi ini menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam kegiatan donor darah sukarela untuk memastikan pasokan darah tetap tersedia bagi pasien yang membutuhkan. Untuk itu, salah satu strategi utama adalah mendorong pendonor pemula agar tidak hanya sekali mendonorkan darahnya.
“Kami sangat mengharapkan adanya pendonor-pendonor pemula. Kami juga mendorong pendonor pemula agar lebih aktif mengikuti kegiatan donor darah,” ujarnya, menekankan pentingnya keberlanjutan. Ini membantu menstabilkan kebutuhan darah PMI Sulteng.
Haris berharap pengalaman donor pertama bukan menjadi yang terakhir. Setelah memenuhi syarat kembali untuk mendonor, masyarakat dianjurkan menjadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin. Donor darah dapat dilakukan secara berkala, idealnya dengan jarak waktu sekitar dua bulan.
“Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi keberlanjutan. Begitu seseorang merasakan manfaat donor darah, dia akan terus-menerus menyumbangkan darahnya,” tutur Haris. Hal ini akan sangat membantu memenuhi kebutuhan darah PMI Sulteng.
Haris juga menyampaikan apresiasinya kepada Hotel Santika Palu yang telah menggelar aksi donor darah sebagai bagian dari peringatan HUT ke-14 mereka. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi pihak swasta ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah PMI Sulteng.
“Alhamdulillah, satu kesyukuran luar biasa bahwa Hotel Santika dalam rangka ulang tahun yang ke-14 mengadakan kegiatan donor darah pada hari ini,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan donor darah sukarela yang diselenggarakan berbagai pihak sangat membantu memperluas partisipasi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan darah di PMI. PMI Sulteng menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh instansi, perusahaan, maupun kelompok masyarakat.
Dukungan personel dari PMI akan disesuaikan dengan skala kegiatan. “Kalau event-nya besar, kami menyediakan tenaga yang lebih banyak. Kalau event-nya kecil, kami tetap menyediakan tenaga dan tinggal mengatur personel,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darah secara sukarela, PMI Sulteng juga menyediakan layanan donor darah di Markas PMI Sulteng yang beralamat di Jalan Kartini, Kota Palu. Sementara itu, aksi donor darah yang digelar Hotel Santika Palu menargetkan terkumpulnya 75 kantong darah dan diikuti oleh peserta dari berbagai unsur, termasuk pemerintah, TNI, Polri, serta perhotelan.






