BANDUNG, NARASITA – Setelah hampir tiga dekade berkarya, band Britpop Aftersunset yang terbentuk pada tahun 1997 di Bandung resmi mengumumkan Roni Budiman (RB) sebagai vokalis barunya. Bergabungnya Roni Budiman Aftersunset ini menyusul kolaborasi sukses mereka dalam lagu “Fana (Acousticestra)”. Dengan formasi baru, Aftersunset siap merilis dua single terbaru, “Defensif” dan “Kronologis”, yang dijadwalkan meluncur berturut-turut mulai akhir Agustus 2026.
Single pertama, “Defensif”, akan dirilis pada Kamis, 27 Agustus 2026, di berbagai platform musik digital. Sementara itu, “Kronologis” akan menyusul pada akhir September 2026. Kedua lagu ini merupakan karya Gan-Gan Sahara/Wong, seorang penulis lagu di luar personel Aftersunset. Keputusan Aftersunset memilih dua materi ini bukan tanpa alasan, melainkan karena keduanya memiliki narasi kuat terkait relasi antarmanusia.
“Defensif” bercerita tentang konflik yang sedang berlangsung, di mana seseorang merasa perlu membela diri karena berada dalam posisi disalahkan. Sedangkan “Kronologis” hadir setelah konflik berujung perpisahan, menyisakan rentetan kejadian yang bisa dikenang namun tak bisa diulang. Kedua single ini seakan menjadi dua babak dari perjalanan emosional, satu di tengah pertarungan dan satu lagi setelah semuanya usai. Roni Budiman Aftersunset diharapkan membawa warna baru dalam narasi ini.
Kehadiran Roni Budiman Aftersunset sendiri berawal dari proyek “Fana (Acousticestra)”, sebuah reinterpretasi dari lagu “Fana” yang sebelumnya ada di EP Kita Adalah Mereka. Lagu tersebut dirilis saat Aftersunset berada dalam masa transisi setelah perubahan formasi. Pada awalnya, muncul pertanyaan apakah keterlibatan RB hanya sebatas kolaborasi atau menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar. Kini, status Roni Budiman Aftersunset telah jelas.
Karakter vokal RB dinilai mampu memberikan nuansa baru tanpa menghilangkan identitas musikal Aftersunset yang telah terbangun. Formasi terbaru Aftersunset kini terdiri dari Roni Budiman Aftersunset (vokal), Herman (gitar), Iwan (gitar), Rully (gitar), dan Iweng (drum).
Aftersunset tidak hanya meresmikan perubahan personel sebagai seremoni belaka. Kehadiran Roni Budiman Aftersunset langsung diikuti dengan karya-karya baru yang menjadi penanda konkret perjalanan selanjutnya. Jika “Fana (Acousticestra)” menjadi titik perkenalan, maka “Defensif” adalah langkah awal menuju babak baru, sebelum “Kronologis” melanjutkan kisahnya sebulan kemudian.
Menariknya, tiga judul lagu tersebut – “Fana”, “Defensif”, dan “Kronologis” – dapat dibaca sebagai refleksi perjalanan manusia. “Fana” mengingatkan bahwa tidak ada yang abadi. “Defensif” menggambarkan naluri manusia untuk bertahan saat tertekan. Sementara “Kronologis” berbicara tentang masa lalu yang dapat disusun sebagai cerita, namun tidak bisa kembali menjadi kenyataan.
Bagi Aftersunset, rangkaian ini memiliki resonansi tersendiri. Sejak berdiri pada tahun 1997, band ini telah melalui berbagai perubahan personel, masa vakum, kembali berkarya, hingga berbagai kolaborasi. Hampir tiga dekade kemudian, mereka kembali menghadapi perubahan, dan kali ini memilih menjadikannya energi untuk bergerak maju. Bergabungnya Roni Budiman Aftersunset menjadi angin segar.
“Perubahan bukan alasan untuk berhenti. Justru dari perubahanlah sebuah cerita baru dapat dimulai,” kata Herman, gitaris Aftersunset.
Bergabungnya Roni Budiman Aftersunset dan lahirnya dua single baru karya Gan-Gan Sahara/Wong menandai titik penting dalam perjalanan Aftersunset. Mereka tidak mencoba mengulang masa lalu, melainkan membawa karakter yang telah dibangun bertahun-tahun ke ruang baru dengan personel dan cerita yang berbeda. “Fana” adalah perkenalan, “Defensif” adalah awal cerita baru, dan “Kronologis” adalah kelanjutannya, mengingatkan bahwa perubahan adalah sebuah permulaan.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)





