ROMA, NARASITA – Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, menyatakan secara lugas bahwa Lazio merupakan tim yang kuat dan diisi oleh pemain-pemain berkualitas, namun ia menegaskan bahwa tim berjuluk Biancocelesti tersebut bukanlah tim yang tak terkalahkan. Pernyataan De Rossi ini muncul menjelang laga krusial Genoa melawan Lazio di Stadion Olimpico dalam lanjutan Serie A musim 2026/27.
De Rossi menyoroti kualitas Lazio yang dilatih oleh Luciano Spalletti, seorang pelatih berpengalaman dengan strategi mumpuni. Meski demikian, mantan kapten AS Roma itu percaya bahwa setiap tim memiliki celah yang bisa dimanfaatkan, termasuk Lazio yang dianggap memiliki kekuatan besar di liga.
“Lazio adalah tim yang kuat, dilatih pelatih yang kuat, bermain sepak bola dengan baik. Namun, setiap tim tetap bisa dikalahkan,” kata Daniele De Rossi, dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Salah satu pemain Lazio yang menjadi perhatian khusus De Rossi adalah gelandang Davide Frattesi. Pemain berusia 26 tahun ini disebut memiliki kemampuan mencetak gol yang luar biasa, bahkan melebihi banyak penyerang di Serie A. Fokus pada Davide Frattesi menunjukkan kewaspadaan De Rossi terhadap ancaman dari lini tengah lawan.
“Frattesi mungkin bukan konstruktator permainan terbaik, tetapi dia adalah finisher yang lebih baik dibanding banyak penyerang,” tambah De Rossi, menegaskan pentingnya menjaga pergerakan Frattesi.
Kondisi Stadion Olimpico yang diperkirakan sepi karena aksi protes suporter juga menjadi faktor yang diamati oleh De Rossi. Meskipun atmosfer stadion yang sepi bisa memengaruhi motivasi tim tuan rumah, De Rossi mengingatkan timnya untuk tetap fokus dan disiplin penuh. Genoa bertekad mencuri poin dari markas Lazio dengan memanfaatkan kelemahan lawan dan disiplin tinggi.





