Palu

Bentrokan di Palu Tewaskan Satu Orang, Polisi Perketat Keamanan

Bentrokan di Palu antara warga Nunu dan Jalan Anoa menewaskan satu orang akibat senapan angin. Polisi dan TNI tingkatkan pengamanan.

bentrokan di Palu
Kapolda Dan Wakapolda Sulteng Tinjau Langsung Situasi Pasca Bentrokan Warga Nunu Dan Anoa.

PALU, NARASITA – Bentrokan di Palu yang melibatkan warga Kelurahan Nunu dan kawasan Jalan Anoa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali pecah pada Rabu (29/10) sore hingga petang dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terkena tembakan senapan angin.

Insiden berdarah ini bermula ketika situasi di lokasi kejadian memanas kembali setelah bentrokan sebelumnya sempat terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Dalam bentrokan di Palu gelombang pertama tersebut, dua warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam serta anak panah.

Situasi tidak mereda dan justru berlanjut hingga Rabu sore, yang kemudian memicu bentrokan di Palu susulan hingga menimbulkan korban jiwa akibat senjata rakitan. Aparat gabungan dari Polda Sulawesi Tengah bersama Polresta Palu baru berhasil mengamankan situasi di lokasi kejadian sekitar pukul 18.30 WITA.

Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, memberikan keterangan resmi terkait jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam bentrokan tersebut,” kata Hari Rosena, Kapolresta Palu, saat mengonfirmasi insiden itu kepada awak media.

Pasca-insiden bentrokan di Palu ini, pihak kepolisian dengan bantuan personel TNI langsung meningkatkan pengamanan di kawasan perbatasan kedua wilayah, khususnya di sekitar Jembatan Lalove. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya aksi susulan demi menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.

Hingga Rabu malam, aparat gabungan masih disiagakan secara ketat di kawasan tersebut guna mencegah bentrokan susulan. Sementara itu, penyebab pasti dari bentrokan di Palu ini serta pihak yang bertanggung jawab masih dalam penyelidikan mendalam oleh aparat berwenang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *