JAKARTA, NARASITA – Penyerang muda berbakat Jael Pawirodihardjo kini tengah menjadi perbincangan hangat publik sepak bola nasional setelah menunjukkan performa tajam di kompetisi Eropa. Striker berdarah campuran Belanda, Suriname, dan Indonesia ini memiliki garis keturunan Jawa yang memenuhi syarat regulasi FIFA untuk membela Timnas Indonesia.
Pemain kelahiran Rotterdam tanggal 27/09/2006 tersebut mengalirkan darah Indonesia dari sang nenek yang lahir di Pulau Jawa. Nama belakang Pawirodihardjo menjadi jembatan emosional tersendiri bagi para pendukung skuad Garuda yang mendambakan lini serang yang lebih tajam dan produktif.
Karier profesional Jael Pawirodihardjo mulai menanjak saat ia mencatatkan statistik impresif di level junior dengan torehan 22 gol serta 4 assist dari 16 pertandingan bersama klub Belanda MVV Maastricht. Ketajaman tersebut membuatnya promosi ke skuad senior dan langsung mencetak gol penentu kemenangan pada laga debut profesionalnya.
Pada bursa transfer musim panas 2026, potensinya yang besar menarik minat klub Liga Siprus Aris Limassol untuk merekrutnya secara permanen. Demi mendapatkan menit bermain secara reguler di level senior, ia kemudian dipinjamkan ke klub Karmiotissa FC hingga bulan Mei 2027.
Keunggulan fisik dengan tinggi badan 182 cm serta fleksibilitas bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap membuat Jael Pawirodihardjo dinilai sangat ideal untuk kebutuhan taktik tim nasional. Karakteristik permainannya diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi lini depan skuad asuhan pelatih kepala dalam menghadapi berbagai ajang internasional.
Terkait peluang membela skuad Garuda, Jael Pawirodihardjo secara terbuka menyatakan bahwa memiliki darah Indonesia adalah sebuah kehormatan besar. Ia mengaku siap mempertimbangkan secara matang jika Federasi Sepak Bola Indonesia melayangkan panggilan resmi untuk proses naturalisasi.








