ROMA, NARASITA – Menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026, Lazio dan Fiorentina dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan pertukaran pemain antara Matteo Cancellieri dan Albert Gudmundsson. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa keputusan akhir dalam kesepakatan ini sepenuhnya berada di tangan pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, yang tampaknya ingin mempertahankan Cancellieri.

Pertukaran Gattuso Penentu Cancellieri Gudmundsson ini muncul sebagai salah satu drama transfer menarik. Manajemen kedua klub, Lazio dan Fiorentina, telah melakukan kontak awal untuk membahas potensi kesepakatan yang akan melibatkan dua winger bertalenta ini.

Matteo Cancellieri, winger berusia 24 tahun milik Lazio, memiliki kontrak hingga Juni 2027. Pada musim 2025/26, ia tampil dalam 28 pertandingan, mencetak 3 gol, dan menyumbangkan 4 assist. Sementara itu, Albert Gudmundsson, penyerang serbaguna berusia 29 tahun dari Fiorentina, mencatatkan 12 gol dan 6 assist dalam 36 penampilan di musim yang sama, dengan kontraknya berakhir pada Juni 2028.

Lazio dilaporkan mencari opsi serangan baru untuk memperkuat skuad, tetapi pelatih Gennaro Gattuso memiliki pandangan berbeda. Ia menilai mempertahankan Cancellieri lebih praktis daripada harus mengadaptasi taktik baru untuk Gudmundsson.

“Pertukaran Cancellieri–Gudmundsson sedang dibahas, tetapi keputusan akhir bergantung pada Gattuso,” lapor Lalaziosiamonoi, salah satu media olahraga terkemuka Italia.

Penolakan Gattuso terhadap perubahan taktis mendadak menjadi faktor krusial. Ia tampaknya tidak ingin mengambil risiko dengan memasukkan pemain baru yang mungkin membutuhkan waktu adaptasi singkat menjelang deadline bursa transfer.

Jurnalis transfer terkemuka, Gianluca Di Marzio, juga menguatkan kabar ini. “Gattuso secara khusus meminta agar Cancellieri dipertahankan di Roma,” ujar Gianluca Di Marzio.

Dengan bursa transfer yang semakin mendekati penutupan, keputusan Gennaro Gattuso akan menjadi kunci apakah pertukaran Gattuso Penentu Cancellieri Gudmundsson ini akan terealisasi. Jika pelatih asal Calabria tersebut bersikeras untuk mempertahankan Cancellieri, kemungkinan besar kesepakatan pertukaran ini akan batal. Ini menunjukkan betapa besar pengaruh seorang pelatih dalam dinamika transfer pemain di sepak bola modern.