JAKARTA, NARASITA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan Peringatan Dini BMKG potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang akan melanda enam wilayah di Indonesia pada Jumat, 11 September 2026. Dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara, ditetapkan dalam kategori Siaga.
Peringatan Dini BMKG ini didasarkan pada analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di Laut Cina Timur, konvergensi angin di wilayah Sumatera, serta pengaruh El Niño kuat yang masih berlangsung.
Menurut laporan BMKG, Aceh dan Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan sangat lebat. Sementara itu, empat provinsi lainnya yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan masuk dalam kategori Waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Fenomena atmosfer ini diperparah oleh adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin yang aktif di wilayah barat Indonesia. Kondisi ini secara signifikan memicu pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi angin.
Selain Sumatera, wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua juga diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat pada tanggal yang sama. Masyarakat di daerah terdampak dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Potensi hujan lebat dan sangat lebat ini dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi. Risiko bencana meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Aceh dan Sumatera Utara masuk kategori Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi,” kata perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 10/09.
Meskipun El Niño masih mendominasi kondisi atmosfer secara global, faktor dinamika regional seperti konvergensi angin dan aktivitas gelombang atmosfer memegang peran penting dalam pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Peringatan Dini BMKG ini bertujuan agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi yang diperlukan.





