JAKARTA, NARASITA – Kisah transfer Jamie Leweling, striker berusia 25 tahun asal Jerman, kembali menjadi perbincangan setelah bursa transfer musim panas 2026. Kala itu, Jamie Leweling santer dikaitkan dengan dua raksasa Serie A, AS Roma dan Inter Milan, namun VfB Stuttgart kukuh mempertahankannya. Ironisnya, keputusan tersebut justru membuat karier Jamie Leweling kini cenderung stagnan di Bundesliga.

Pada bursa transfer musim panas 2026, AS Roma aktif mencari winger baru untuk memperkuat skuadnya, sementara Inter Milan juga berniat menambah daya gedor lini serang. Nama Jamie Leweling muncul sebagai target potensial bagi kedua klub. Namun, VfB Stuttgart, klub pemilik sang pemain, menolak semua tawaran yang datang, termasuk dari Inter Milan.

Keputusan Stuttgart untuk mempertahankan Jamie Leweling didasari oleh harapan bahwa ia bisa menjadi pilar penting tim. Sayangnya, harapan itu belum terwujud. Di musim 2026/27, Jamie Leweling kesulitan mendapatkan menit bermain yang cukup, belum mencetak satu pun gol, dan bahkan kehilangan tempat di tim nasional Jerman. Performa Jamie Leweling yang menurun menjadi perhatian serius bagi klub dan sang pemain sendiri.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pengamat sepak bola. Apakah AS Roma dan Inter Milan sebenarnya terhindar dari perjudian yang berisiko dengan gagal mendapatkan Jamie Leweling? Atau justru Stuttgart yang salah langkah dengan menolak tawaran menggiurkan tersebut dan kini menyaksikan sang pemain kesulitan bersinar?

“Ternyata, bukan hanya Roma yang menginginkan Jamie Leweling. Inter Milan asuhan Cristian Chivu pun sempat berusaha masuk dalam perburuan, tetapi Stuttgart menolak tawaran mereka,” demikian laporan media Italia menyoroti drama transfer ini.

Kini, masa depan Jamie Leweling di VfB Stuttgart menjadi sorotan. Ia perlu segera menemukan kembali performa terbaiknya agar bisa kembali ke jalur karier yang diharapkan, termasuk mendapatkan panggilan timnas Jerman.