AMPANA TETE, NARASITA – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaporkan terjadi di Desa Tete A, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Insiden ini terjadi pada Jumat, 02 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WITA dan menyebabkan sekitar 1 hektar lahan hangus terbakar.

Laporan kejadian mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan ini diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah pada hari yang sama, pukul 21.45 WITA. Tim gabungan segera bergerak cepat untuk melakukan penanganan di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto., menyatakan bahwa penyebab pasti Kebakaran Hutan dan Lahan tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, tim telah melakukan asesmen awal untuk mengetahui dampak dan langkah penanganan selanjutnya.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Tojo Una-Una telah berkoordinasi dan melaksanakan upaya pemadaman. Mereka menggunakan berbagai peralatan yang tersedia untuk memadamkan api yang melalap lahan di Desa Tete A.

“Pada hari Jumat, 02 Oktober 2026 sekitar jam 18.00 WITA telah terjadi kebakaran lahan di Desa Tete A, Kec. Ampana Tete. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui,” kata Ir. Asbudianto, Kepala Pelaksana BPBD Prov. Sulteng.

Berkat upaya cepat tim di lapangan, situasi Kebakaran Hutan dan Lahan kini sudah aman terkendali. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya, dan tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsi akibat kejadian ini. Kebutuhan mendesak yang teridentifikasi adalah peralatan mobile pemadaman karhutla untuk penanganan di masa mendatang.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan, terutama saat musim kemarau. Koordinasi dan penanganan bencana yang cepat menjadi kunci untuk meminimalisir dampak yang lebih luas.