MAKASSAR, NARASITA – Pemerintah Kota Palu mendapat dukungan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) senilai Rp107 miliar untuk memperkuat pengelolaan sampah dan kebersihan kota.

Bantuan LSDP Kota Palu tersebut diterima secara simbolis oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dalam kegiatan yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan tata kelola pelayanan publik, khususnya pengelolaan persampahan di Kota Palu.

Dalam kegiatan itu, Hadianto didampingi Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, Kepala Bappeda Kota Palu Ahmad Rijal Arma, serta Wakil Ketua I DPRD Kota Palu Muchlis U. Aca.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Anggota DPR RI Longki Djanggola bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan sejumlah pejabat terkait.

Hadianto mengatakan, dukungan melalui program LSDP menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap upaya Kota Palu memperbaiki tata kelola sampah dan kebersihan.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan atensi yang sangat baik dari pemerintah, dari Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri, di mana kita mendapatkan program LSDP yang fokus terhadap tata kelola sampah dan kebersihan kota. Kita mendapatkan nilai Rp107 miliar untuk peningkatan kerja-kerja kita untuk itu,” ujar Hadianto.

Menurut dia, dukungan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan serta pembangunan Kota Palu.

Karena itu, bantuan Rp107 miliar untuk pengelolaan sampah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai capaian administratif, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kerja bersama di lapangan.

Hadianto mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut.

“Yang kita capai ini adalah hasil dari kerja keras semua kita, masyarakat Kota Palu yang terus tumbuh kesadarannya, keinginannya untuk bisa membangun kota yang lebih baik, mewujudkan kota kita yang lebih bersih, lebih rapi, lebih tertata, dan lain sebagainya,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Palu membangun kesepahaman mengenai arah pembangunan kota ke depan.

Menurut Hadianto, semangat gotong royong tetap diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Jangan berpuas diri. Mari kita terus lakukan kerja-kerja keras, bangun terus kesepahaman kita terkait apa yang ingin kita tuju ke depan, bangun Kota Palu menjadi kota yang lebih baik bagi kita semua,” ujarnya.

Apresiasi untuk Petugas Kebersihan

Hadianto turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kota Palu dan masyarakat yang selama ini terlibat dalam menjaga kebersihan kota.

Apresiasi itu ditujukan, antara lain, kepada Dinas Lingkungan Hidup, satuan tugas kebersihan, RT/RW, keluarga besar padat karya, serta berbagai pihak yang berkontribusi dalam menjaga kebersihan Kota Palu.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri atas dukungan melalui program LSDP.

“Terima kasih banyak. Mari terus bekerja baik, mari terus bergerak baik untuk membawa Kota Palu yang lebih baik,” pungkasnya.