SIGI, NARASITA — PT PLN (Persero) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sidera berkapasitas total 50 megawatt (MW) di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/10/2026). Pembangkit ini disiapkan untuk memperkuat pasokan dan menjaga keandalan sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Selatan.
Saat peresmian, daya terpasang PLTD Sidera telah mencapai 20 MW. Pembangunan pembangkit tersebut ditargetkan rampung dengan kapasitas penuh 50 MW pada akhir November 2026.
Peresmian dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Sigi, jajaran direksi PT PLN (Persero), serta manajemen PLN Nusa Daya.
PLTD Sidera dibangun di atas lahan seluas 5.200 meter persegi. Pengembangan pembangkit dilakukan dalam dua klaster untuk mendukung kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Tengah dan sistem interkoneksi antardaerah.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, kehadiran PLTD Sidera menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat dan sektor industri di daerah tersebut.
Menurut Anwar, pemerintah daerah menyambut baik pengoperasian pembangkit ini karena diharapkan dapat membantu menjawab keluhan masyarakat terkait kebutuhan pasokan listrik.
Pembangkit tersebut juga diharapkan memperkuat ketersediaan energi listrik seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan industri di Sulawesi Tengah.
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, mengatakan Sulawesi Tengah menjadi salah satu wilayah prioritas PLN dalam penyediaan listrik yang andal.
Hal itu, menurut Rizal, sejalan dengan kontribusi sektor industri, khususnya industri pengolahan dan ekspor mineral, terhadap perekonomian nasional.
Karena itu, penguatan infrastruktur pembangkitan diperlukan untuk mengimbangi kebutuhan listrik yang terus berkembang, baik untuk masyarakat maupun kegiatan industri.
Direktur Operasional dan Pengembangan Usaha PLN Nusa Daya, Chaidar Syaifullah, menjelaskan PLTD Sidera berperan menambah pasokan listrik pada sistem interkoneksi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.
Tambahan daya tersebut dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik pada sistem kelistrikan di kedua provinsi.
Selama ini, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Poso menjadi salah satu sumber pasokan listrik penting bagi Sulawesi Tengah, termasuk untuk mendukung penyaluran listrik ke wilayah lain.
Namun, kondisi kemarau panjang yang berdampak pada penurunan debit air dapat memengaruhi kemampuan pembangkitan PLTA. Situasi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan sumber pembangkit lain untuk menjaga kecukupan pasokan listrik.
PLTD Sidera yang berlokasi di samping Gardu Induk Sidera diharapkan dapat membantu menutup kekurangan pasokan sekaligus menjaga keandalan sistem interkoneksi kelistrikan.
PLN menargetkan pengembangan PLTD Sidera hingga mencapai kapasitas total 50 MW selesai pada akhir November 2026. Penyelesaian proyek ini diharapkan menambah kemampuan sistem kelistrikan dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri.
Selain pengembangan PLTD Sidera, sejumlah potensi pembangkit listrik di Sulawesi Tengah juga mulai dijajaki untuk mendukung kebutuhan energi di masa mendatang.
Dengan tambahan kapasitas pembangkit tersebut, keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tengah diharapkan semakin terjaga, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri di kawasan Sulawesi.Al





