Makassar, NARASITA – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar sosialisasi Buku Panduan dan Checklist Audit Pertamina Way guna memperkuat Standar Keselamatan SPBE dan bengkel pemeliharaan tabung pada kegiatan hybrid di Makassar tanggal 21 hingga 22 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari wilayah Regional Sulawesi serta Maluku dan Papua dengan menghadirkan pemateri dari tim internal serta Auditor TUV Rheinland untuk memperbarui pemahaman teknis dan operasional.
Pembaruan panduan ini mengacu pada regulasi resmi Kementerian ESDM demi mendorong pengelolaan fasilitas energi yang semakin tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam penerapannya, audit Standar Keselamatan SPBE ditargetkan mencapai status certified, sementara Audit Kinerja Bengkel Pemeliharaan Tabung dipatok mencapai status excellent untuk mengevaluasi kesiapan instalasi dan proteksi.
Setiap pengelola fasilitas diwajibkan menindaklanjuti temuan audit sesuai tenggat waktu yang ditentukan agar hasil evaluasi dapat menjadi landasan peningkatan kinerja distribusi energi secara berkelanjutan.
“LPG digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena itu setiap fasilitas yang terlibat dalam proses pengisian maupun pemeliharaan tabung perlu dikelola dengan standar teknis dan keselamatan yang baik,” kata Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Lilik juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas operasional membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat luas.
Masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan terkait produk serta layanan dapat segera menghubungi layanan pelanggan melalui Pertamina Contact Center 135 kapan saja.








