Narasita – PARIMO — Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan pada Rabu (16/4/2025), berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah mengerahkan 780 personel gabungan, terdiri dari anggota Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong, untuk mengamankan 818 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di sejumlah wilayah.
Kepala Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho, melakukan pemantauan langsung ke beberapa TPS di Parigi Moutong dengan menggunakan helikopter milik Polda Sulteng. Dalam kunjungan tersebut, Irjen Agus didampingi oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Komisioner KPU RI Idham Holik.
Beberapa TPS yang dikunjungi antara lain TPS 3 Desa Sausu Taliabo, TPS 1 Desa Purwosari, TPS 4 Desa Balinggi, dan TPS Khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Desa Olaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses pemungutan suara ulang berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil pemantauan kami dan interaksi langsung dengan petugas KPPS, secara umum pelaksanaan PSU berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Ini berkat sinergi semua pihak, terutama aparat keamanan dan penyelenggara pemilu di lapangan,” ujar Irjen Agus dalam keterangan persnya.
Kapolda menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif tidak hanya selama proses PSU dan penetapan hasil, tetapi juga hingga tahapan pelantikan kepala daerah selesai dilaksanakan. Ia mengingatkan bahwa stabilitas keamanan merupakan kunci utama keberhasilan proses demokrasi.
Hal senada disampaikan oleh Gubernur Anwar Hafid, yang turut menyaksikan langsung jalannya PSU di sejumlah lokasi. Ia mengapresiasi kerja keras aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta partisipasi masyarakat yang menunjukkan kedewasaan berdemokrasi.
“Kita berharap suasana aman dan damai ini tetap terjaga hingga bupati Parigi Moutong terpilih dilantik secara resmi. Ini adalah momentum penting bagi masyarakat Parigi Moutong untuk melangkah maju dalam suasana damai dan demokratis,” tutur Gubernur Anwar.
Pemungutan Suara Ulang ini merupakan bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menjaga integritas pemilu dan menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas temuan pelanggaran pada pemungutan suara sebelumnya.
Dengan keberhasilan pelaksanaan PSU yang tertib dan aman, masyarakat Parigi Moutong kini menantikan hasil akhir dari proses demokrasi ini, sembari berharap agar kondisi stabil dan harmonis dapat terus terjaga hingga kepala daerah terpilih resmi menjabat.





