Narasita – PALU — Musibah banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kota Palu pada 25 April lalu menyisakan duka dan kesulitan bagi ratusan warga yang terdampak. Tidak tinggal diam, Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Komisariat Provinsi Sulawesi Tengah turun tangan memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban di Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.
Rabu (30/4), sejumlah pengurus dan anggota IPEBI Sulteng secara langsung menyalurkan berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok kepada warga. Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, air minum kemasan, beras, dan berbagai kebutuhan harian lainnya. Penyaluran dilakukan secara langsung di lokasi pengungsian dan rumah-rumah warga terdampak, dengan menggandeng pihak kelurahan serta relawan setempat untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.
Ketua IPEBI Sulteng menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen IPEBI dalam menjalankan tanggung jawab sosial organisasi. “Kami hadir bukan hanya sebagai bagian dari lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Kepedulian terhadap sesama, terutama saat mereka tertimpa musibah, adalah nilai yang terus kami jaga,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Palu, banjir bandang tersebut telah berdampak pada sedikitnya 100 kepala keluarga yang tersebar di tiga kecamatan dan empat kelurahan. Kelurahan Silae termasuk salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup signifikan, mulai dari rumah terendam hingga akses jalan yang terganggu.
Kehadiran IPEBI di tengah warga terdampak mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar bantuan seperti ini dapat terus mengalir dari berbagai pihak. “Kami sangat terbantu. Saat kondisi seperti ini, makanan dan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak,” ungkap salah satu warga Silae.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih kuat di tengah masyarakat. IPEBI berharap bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat baru bagi warga untuk bangkit dan pulih bersama.
Ke depan, IPEBI berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam merespons situasi-situasi darurat di wilayah Sulawesi Tengah. “Kami percaya bahwa setiap aksi kebaikan, sekecil apa pun, akan memberi dampak besar bila dilakukan bersama,” pungkas perwakilan IPEBI.





