Narasita.com – SIGI – Sebanyak 41 anak didik PAUD KB Nagaya di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah menyelesaikan pendidikan tingkat taman kanak-kanak (TK) untuk tahun ajaran 2024/2025. Mereka dilepas secara resmi dari sekolah tersebut melalui kegiatan perpisahan dan pentas seni, Sabtu (21/6).
Kepala Sekolah PAUD KB Nagaya, Sumiati mengaku bersyukur atas penyelesaian pendidikan anak didik di PAUD KB Nagaya pada tahun ini. Sumiati turut berterima kasih kepada orang tua dan wali murid atas kepercayaan dalam menitipkan anak-anaknya untuk belajar di sekolah tersebut.
“Semoga apa yang diperoleh anak-anak selama belajar bersama kami, dapat menjadi bekal untuk menghadapi pendidikan selanjutnya,” ujar Sumiati.
Acara perpisahan dan pentas seni siswa-siswi PAUD KB Nagaya Tahun ajaran 2024-2025 berlangsung di Balai Pertemuan Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, yang dihadiri para orang tua siswa. Kegiatan itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PAUD.
Usai pembacaan doa dan kata sambutan, acara dilanjutkan dengan pentas seni berupa paduan suara, gerak dan lagu, pemasangan selempang dan penyerahan Surat Keterangan Tamat Belajar serta buket snack kepada masing-masing anak didik, sekapur siri dari orang tua murid, dan diakhiri dengan foto bersama.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Kotarindau Ilham, Bunda PAUD Desa Kotarindau Syukriah, dan diramaikan seluruh orang tua dan wali murid PAUD KB Nagaya.
PAUD KB Nagaya sebagai pelaksana program sekolah penggerak dengan akreditasi A, berdasarkan tagline membentuk anak bahagia, cerdas, aktif, mengenal diri sendiri, menerapkan program kegiatan berdasarkan kurikulum merdeka.
Adapun pembelajaran intrakurikuler yang diajarkan meliputi pembelajaran nilai agama dan budi pekerti, pembelajaran jati diri, dan literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa dan seni.
Sementara penerapan program kokurikuler meliputi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yakni beriman bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. (Non)





