Narasita com- Palu,  — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palu menyerahkan sisa anggaran hibah Pemilihan Serentak Tahun 2024 kepada Pemerintah Kota Palu, Selasa (22/4). Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Palu, Agussalim Wahid, kepada Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid.

Dalam kesempatan tersebut, Agussalim didampingi oleh anggota Bawaslu serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Palu, yakni Ferdiansyah, Wardiyanto, dan Mochamad Haritsyah.

Ia menyerahkan dokumen bukti pengembalian anggaran yang telah ditransfer ke kas daerah pada 21 April 2025, lengkap dengan laporan realisasi penggunaannya selama pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Agussalim menjelaskan bahwa total anggaran hibah yang diterima Bawaslu Kota Palu dari Pemerintah Kota Palu mencapai Rp 14.358.824.784. Dana tersebut disalurkan dalam dua tahap melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Pada tahap pertama, Bawaslu menerima dana sebesar Rp 1.538.375.000 pada tahun 2023. Kemudian, tahap kedua sebesar Rp 12.820.449.784 disalurkan pada tahun 2024 dan ditampung dalam Rekening Penampungan Dana Hibah Langsung (RDPHL),” ungkap Agussalim.

Anggaran tersebut digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas Bawaslu, termasuk pencegahan, pengawasan, penindakan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa selama tahapan Pemilihan Serentak. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk honorarium serta fasilitas pendukung bagi sekretariat pengawas adhoc.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Palu, Mochamad Haritsyah, menambahkan bahwa tingkat penyerapan anggaran selama pelaksanaan tahapan pemilihan mencapai Rp 11.710.758.077 atau sekitar 81,56 persen dari total anggaran yang tersedia.

“Adapun sisa anggaran sebesar Rp 2.648.066.707 telah kami kembalikan ke kas daerah melalui transfer dari RDPHL ke BPKAD pada tanggal 21 April 2025,” jelas Haritsyah.

Menutup pertemuan, Agussalim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palu atas dukungan penuh yang telah diberikan selama proses pemilihan berlangsung.

Semoga sinergi ini dapat terus terjaga dan kita bisa kembali berkolaborasi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan tahun 2029 mendatang,” tutupnya.