Narasita.com- PALU – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah mengeluarkan imbauan kepada seluruh SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sulawesi Tengah menyusul gempa bumi yang terjadi pada 16 Juni 2026 dan berdampak pada Kota Palu, Kabupaten Sigi, serta sejumlah wilayah sekitarnya.
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Firmanza sekolah diminta menyesuaikan proses pembelajaran demi menjaga keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Dinas Pendidikan mengimbau para siswa untuk sementara waktu mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring dari rumah masing-masing. Selain itu, siswa diminta tetap waspada dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan pemerintah terkait kondisi pascagempa.
Bagi guru yang telah menyelesaikan pelaksanaan ujian semester, Dinas Pendidikan meminta agar evaluasi pembelajaran dilakukan secara daring. Guru juga diharapkan tetap memberikan informasi yang bersifat edukatif kepada peserta didik selama masa penyesuaian pembelajaran.
Sementara itu, seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Tengah diminta untuk terus berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) di wilayah masing-masing guna memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan dengan baik dan kondisi sekolah tetap terpantau.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Firmanza berharap seluruh masyarakat pendidikan tetap waspada dan diberikan keselamatan dalam menghadapi situasi pascagempa.
Imbauan tersebut diterbitkan di Palu pada 16 Juni 2026 sebagai langkah respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.rls





