JAKARTA, NARASITA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan membuka rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan tenaga kependidikan untuk program Sekolah Rakyat mulai tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan memperkuat akses pendidikan dasar bagi anak-anak kurang mampu dan di wilayah terdepan, terpencil, tertinggal (3T) di seluruh Indonesia. Proses pendaftaran untuk rekrutmen guru Sekolah Rakyat Kemensos ini direncanakan dibuka pada kuartal III tahun 2026.
Program rekrutmen ini menegaskan komitmen Kemensos dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat yang dikelola. Formasi guru dan tenaga kependidikan akan difokuskan untuk wilayah-wilayah seperti Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Sulawesi, serta daerah pedalaman Sumatera dan Kalimantan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.
Para calon pelamar diwajibkan memenuhi kualifikasi utama, yakni lulusan S1 Pendidikan dan memiliki pengalaman mengajar. Kemensos juga memprioritaskan individu dengan komitmen kuat untuk bekerja di daerah terpencil demi kesuksesan program. Skema kontrak yang ditawarkan adalah 2-3 tahun dengan opsi perpanjangan.
Selain gaji pokok, tenaga pengajar yang diterima dalam rekrutmen guru Sekolah Rakyat Kemensos ini akan mendapatkan tunjangan khusus untuk daerah terpencil. Mereka juga akan dibekali dengan pelatihan berkelanjutan guna memastikan peningkatan kapasitas dan kualitas pengajaran. Program ini merupakan bagian dari upaya Kemensos dalam pemerataan kesejahteraan sosial.
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, menegaskan pentingnya program ini. Ia menyampaikan bahwa inisiatif rekrutmen guru Sekolah Rakyat Kemensos ini lebih dari sekadar mencari tenaga pengajar.
“Rekrutmen ini bukan sekadar mencari guru, tetapi membangun masa depan anak-anak bangsa di daerah yang selama ini terpinggirkan,” kata Tri Rismaharini, Menteri Sosial RI.
Dampak dari program ini diperkirakan akan sangat signifikan. Anak-anak di daerah 3T akan mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik, sekaligus memberdayakan tenaga pendidik lokal dengan membuka peluang kerja. Peningkatan akses pendidikan adalah kunci dalam mencapai pemerataan kualitas hidup.
Seorang aktivis pendidikan juga menyambut baik langkah ini. Ia melihat Sekolah Rakyat sebagai terobosan nyata yang dapat membawa perubahan positif.
“Sekolah Rakyat adalah terobosan nyata. Dengan tambahan 5.000 guru, kualitas belajar anak-anak akan meningkat signifikan,” kata seorang Aktivis pendidikan.
Pendaftaran rekrutmen guru Sekolah Rakyat Kemensos akan dilaksanakan secara daring melalui portal resmi Kementerian Sosial. Calon pelamar diharapkan memantau informasi lebih lanjut di situs tersebut.
Proses seleksi akan meliputi beberapa tahapan, termasuk tes kompetensi dasar, wawancara, dan uji komitmen untuk bekerja di daerah terpencil. Program rekrutmen ini telah mendapatkan dukungan luas dari pemerintah daerah dan berbagai organisasi pendidikan, menunjukkan sinergi dalam upaya pemerataan pendidikan.





