Narasita.com- PALU, — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menerima aksi penyampaian aspirasi dari Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di kantor DPRD Sulteng, Jalan Samratulangi, Kota Palu.

Aksi yang berlangsung tertib tersebut dihadiri perwakilan DPRD Sulteng, yang dalam kesempatan ini diwakili Ketua Komisi IV, Moh. Hidayat Pakamundi. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi publik serta menegaskan keterbukaan DPRD terhadap kritik yang konstruktif.

“Kami menghargai sikap kritis mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Semua tuntutan yang disampaikan akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan DPRD,” ujar Hidayat.

Dalam aksi tersebut, massa LMND menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan terhadap praktik penyalahgunaan jabatan dalam tata kelola pemerintahan, dorongan terhadap pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis, serta evaluasi program makanan bergizi agar tepat sasaran dan transparan.

Selain itu, massa juga menyoroti dugaan praktik oligarki pangan dalam pengadaan makanan bergizi, meminta pengusutan kasus Andi Yunus secara transparan melalui peradilan umum, serta mendesak penanganan tambang ilegal di Kabupaten Parigi Moutong.

Menanggapi tuntutan tersebut, Komisi IV DPRD Sulteng menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan guna memastikan prinsip etika, integritas, dan akuntabilitas tetap terjaga.

DPRD juga berkomitmen melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengevaluasi kebijakan pendidikan dan program makanan bergizi gratis, mendorong transparansi dalam proses pengadaan serta distribusi pangan, dan mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara adil dan terbuka.

Terkait tambang ilegal di Parigi Moutong, DPRD menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah pusat untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami berkomitmen meneruskan aspirasi ini kepada pihak eksekutif dan lembaga terkait, serta memastikan adanya tindak lanjut konkret,” kata Hidayat.

Aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. DPRD berharap dialog antara mahasiswa dan pemerintah dapat terus terjalin secara konstruktif demi kemajuan Sulawesi Tengah.rla