Narasita.com- Palu, — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli melanjutkan operasi pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (25/3/2026).
Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan dikerahkan secara maksimal untuk menemukan kedua korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 Wita dengan pelaksanaan briefing. Kegiatan tersebut mencakup pengecekan kekuatan personel, kesiapan peralatan utama, serta pembagian tugas di lapangan. Seluruh proses dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas dengan mengutamakan keselamatan tim.
Sekitar pukul 07.30 Wita, tim mulai bergerak melakukan pencarian. Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir dua sektor berbeda menggunakan metode Expanded Search and Rescue (ESAR).
Lokasi kejadian berada di kawasan Gunung Dako dengan koordinat sekitar 1°5’8.15″N dan 120°57’11.96″E. Titik tersebut berada di arah timur laut dari USS Tolitoli dengan jarak kurang lebih 17 kilometer dan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit.
Adapun dua pendaki yang dilaporkan tersesat masing-masing bernama Moh. Agil (21) dan Moh. Rifal (18).
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue USS Tolitoli, Bhabinkamtibmas, BPBD Tolitoli, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, tim menggunakan berbagai peralatan, seperti kendaraan rescue, alat navigasi, perlengkapan jungle, perangkat komunikasi, peralatan medis, hingga perlengkapan evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Basarnas Palu menyatakan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan operasi tersebut.rls





