Narasita.com- POSO, — Gempa bumi bermagnitudo 5,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (24/7/2025) malam, menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga serta melukai empat orang. Ratusan warga kini mengungsi di sejumlah lokasi akibat khawatir adanya gempa susulan.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso mencatat, sebanyak 14 rumah warga mengalami rusak berat dan 91 unit lainnya rusak ringan. Selain itu, empat warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut.

Tim BPBD Poso langsung diterjunkan ke lokasi terdampak, salah satunya di Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara. Tim telah memasang sejumlah tenda darurat untuk warga yang rumahnya rusak atau memilih mengungsi demi keselamatan.

Pantauan tim BPBD pada Jumat (25/7/2025) pagi menunjukkan, sebagian warga masih bertahan di badan jalan karena khawatir terjadi gempa susulan. Di Desa Tindoli saja, terdapat 10 rumah rusak berat dan 70 rumah rusak ringan. Selain itu, fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan kendaraan warga juga mengalami kerusakan.

Hingga saat ini, ribuan warga dilaporkan mengungsi di beberapa desa. Di Desa Tokilo, sebanyak 596 jiwa atau 184 kepala keluarga mengungsi. Mereka terdiri dari 22 balita, 7 bayi berusia satu tahun, 85 lanjut usia, tiga ibu hamil, dan empat penyandang disabilitas. Sementara itu, di Desa Tindoli tercatat 887 jiwa atau 266 kepala keluarga mengungsi, dan di Desa Tolambo, 528 jiwa atau 159 kepala keluarga terdampak, termasuk 32 balita, 82 lansia, lima disabilitas, dan empat ibu hamil.

Menurut Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Poso, Muhammad Beny Podungge, kebutuhan mendesak saat ini mencakup penerangan, genset, alas tidur, selimut, terpal, makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.

Gempa bumi utama terjadi pada Kamis malam dan masih diikuti oleh beberapa gempa susulan hingga Jumat pagi. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas kebencanaan.(Ptr).