Narasita.com- JAKARTA — PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menandai percepatan strategi kecerdasan artifisial (AI) perusahaan melalui arah bisnis AI North Star. Perseroan juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp111 per saham kepada pemegang saham.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan perusahaan fokus mempercepat implementasi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

“Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini dilakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,” ujar Vikram dalam keterangan resmi.

Menurut dia, strategi AI North Star diarahkan untuk menjadikan Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi berbasis AI atau AI-native telco. Transformasi tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan AI ke dalam operasi inti perusahaan guna meningkatkan pengalaman pelanggan, produktivitas, serta efisiensi belanja modal.

Indosat juga memperluas bisnisnya menjadi AI TechCo dengan mengembangkan layanan di bidang sovereign AI, komputasi awan (cloud), dan keamanan siber. Perseroan menilai langkah tersebut membuka peluang pertumbuhan baru di segmen konsumen maupun enterprise.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dengan NVIDIA
yang diumumkan dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Bersamaan dengan itu, Indosat juga meluncurkan Sahabat-AI untuk memperkuat ekosistem AI nasional.

Melalui kerja sama tersebut, Indosat memanfaatkan platform accelerated computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron guna menghadirkan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan lokal. Perseroan menyebut inisiatif itu menjadi fondasi pengembangan sovereign AI yang terbuka dan adaptif di Indonesia.

Selain itu, Indosat mengembangkan AI Grid terdistribusi dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi nasional dan infrastruktur pusat data perusahaan. Langkah tersebut ditujukan untuk memperluas akses komputasi AI ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di luar kota besar.

Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Perseroan mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota direksi efektif sejak penutupan rapat.

Sementara itu, Seppalga Ahmad diangkat sebagai komisaris perseroan.

Manajemen Indosat menyatakan penunjukan jajaran baru tersebut diharapkan memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi strategi bisnis secara lebih agile dan disiplin, terutama dalam pengembangan AI.

Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat terhadap Ahmad Zulfikar dari jabatan direktur dan Achmad Syah Reza dari jabatan komisaris.

Selain perubahan susunan pengurus, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham. Dividen tersebut akan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.rlis