Narasita.com- Batam – PT Jasa Raharja terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembinaan bidang operasional yang digelar di Kantor Wilayah Kepulauan Riau. Kegiatan ini dihadiri langsung Plt Direktur Utama Dewi Aryani Suzana, Kepala Divisi Pelayanan Hervanka Tridianto, dan Kepala Divisi Asuransi Jahja Joel Lami, bersama Kepala Kanwil Kepulauan Riau Gentur Anggoro Waseso.

Pembinaan tersebut menjadi forum penguatan strategi internal, sekaligus memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Fokusnya meliputi peningkatan pelayanan santunan, program pencegahan kecelakaan, hingga relaksasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Tugas kita bukan hanya memberikan santunan dengan cepat, tetapi juga mencari tahu penyebabnya. Itu sudah kami lakukan melalui program keselamatan transportasi yang ditetapkan pusat,” kata Hervanka Tridianto, di Batam.

Sementara itu, Jahja Joel Lami menekankan pentingnya perencanaan kerja yang terukur dan fokus pada program prioritas agar kinerja lapangan semakin optimal dan berdampak langsung bagi pelayanan publik.

Dewi Aryani Suzana mengapresiasi capaian Kanwil Kepulauan Riau pada semester pertama 2025, terutama dalam mendukung relaksasi penghapusan denda pajak kendaraan bermotor. Ia berharap kinerja tersebut terus berlanjut hingga 2026.

“Capaian ini luar biasa, tapi kita tidak boleh lengah. Harus siap dengan inisiatif baru dan punya rencana cadangan, khususnya dalam meningkatkan kepatuhan pemilik kendaraan membayar pajak dan SWDKLLJ,” ujarnya.

Saat ini, Kanwil Jasa Raharja Kepulauan Riau tengah melaksanakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 15 November 2025. Program ini membebaskan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun sebelumnya, sehingga masyarakat hanya membayar pokok pajak dan SWDKLLJ tahun berjalan.

“Program ini meringankan beban finansial masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan administrasi kendaraan bermotor,” kata Gentur Anggoro Waseso.

Jasa Raharja optimistis pembinaan ini akan memperkuat inovasi dan sinergi seluruh jajaran dengan pemangku kepentingan, sehingga manfaat layanan semakin dirasakan masyarakat.(rlis)