Narasita.com- Purwakarta- Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Tol Cipali Km 72+500 Jalur B (arah Jakarta), Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 39 orang lainnya luka-luka.
Menurut laporan awal, kecelakaan terjadi ketika bus Agra Mas B 7654 KGA menabrak bagian belakang minibus B 2508 TFT yang melaju di depannya. Benturan tersebut mendorong minibus hingga menabrak bagian belakang bus PO Sinar Jaya B 7895 TGA, yang saat itu berhenti di jalur cepat akibat antrean lalu lintas. Kerasnya tabrakan membuat kedua kendaraan terdorong keluar jalur, menabrak pembatas jalan, lalu terperosok ke parit di sisi tol.
Seluruh korban dievakuasi ke dua rumah sakit di Purwakarta. Sebanyak 33 orang dirawat di RS Abdul Radjak Purwakarta, sementara enam orang lainnya mendapat perawatan di RS Siloam Purwakarta.
Begitu menerima laporan kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Purwakarta langsung berkoordinasi dengan Polres Purwakarta untuk pendataan korban dan memastikan proses penanganan berjalan cepat. Petugas Jasa Raharja juga diterjunkan ke kedua rumah sakit guna melakukan pendampingan serta pengurusan jaminan bagi korban luka.
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, turut hadir menjenguk para korban di dua rumah sakit tersebut. Dewi menegaskan komitmen Jasa Raharja dalam memenuhi seluruh hak korban sesuai amanat UU Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 beserta peraturan turunannya.
“Ahli waris korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp50 juta, sementara korban luka-luka dijamin biaya perawatannya hingga Rp20 juta yang dibayarkan langsung kepada rumah sakit,” jelas Dewi. Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja juga memberikan biaya P3K maksimal Rp1 juta dan biaya ambulans hingga Rp500 ribu per orang.
Dewi mengimbau seluruh operator dan pengemudi angkutan umum untuk mengutamakan keselamatan. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan lakukan pemeriksaan rutin, termasuk pada rem, ban, serta kondisi pengemudi,” ujarnya.
Jasa Raharja menyatakan akan terus memperkuat budaya keselamatan di jalan serta memastikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat bagi para korban kecelakaan lalu lintas.rlis





