BANGGAI, NARASITA – Kebakaran lahan Salodik di Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, terjadi pada Minggu (16/08/2026) malam. Insiden kebakaran lahan Salodik ini mengakibatkan sekitar 0,5 hektare lahan hangus sebelum berhasil dipadamkan tim gabungan.
Peristiwa kebakaran lahan Salodik berawal sekitar pukul 19.00 WITA ketika seorang warga bernama Agung bersama tiga rekannya melakukan pembakaran bertahap untuk membuka lahan. Kondisi angin kencang menyebabkan api dengan cepat menjalar dan membesar. Hal ini memicu kepanikan warga sekitar yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai.
Laporan mengenai kebakaran lahan Salodik tersebut diterima BPBD Kabupaten Banggai pada Senin (17/08/2026) pukul 00.47 WITA. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Tim TRC BPBD Kabupaten Banggai segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan pemadaman menggunakan alat sprayer elektrik dan mobil tangki,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto.
Selain melakukan pemadaman, BPBD juga berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banggai dan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah terkait kebakaran lahan Salodik ini.
Menurut Asbudianto, tim juga melakukan asesmen awal untuk mengetahui kebutuhan penanganan di lokasi. Penanganan kebakaran lahan Salodik membutuhkan persiapan yang matang.
“Kami juga melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan, seperti alcon, selang, dan nozel,” ujarnya.
Setelah penanganan intensif oleh tim gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan kondusif, dan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kebakaran lahan Salodik tersebut.
Dampak kebakaran lahan Salodik juga terbatas pada lahan seluas sekitar 0,5 hektare. BPBD Kabupaten Banggai dan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah masih melakukan pemantauan serta koordinasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.
BPBD mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan pembukaan lahan, terutama saat kondisi cuaca dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.






